Ketemu Menaker, Reza Rahadian Curhat Soal Hak Para Pekerja Film
Instagram/officialpilarez
Film

Reza Rahadian berkesempatan untuk mengobrol bersama Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah. Reza pun menggunakan kesempatan itu untuk curhat soal nasib para pekerja film.

WowKeren - Salah satu aktor top Indonesia, Reza Rahadian, menyambut baik rencana Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, terkait rencana pengembangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Namun di sisi lain, Reza Rahadian juga menceritakan kepada sang Menteri bahwa banyak hak pekerja film yang masih belum terlindungi, termasuk para kru dan yang berkaitan dengan film.

"Jadi kalau dia (para kru film) sakit ya produser akan membayar Rp 50 ribu dengan ekspektasi kamu harus punya asuransi dong kalau bekerja," ujar Reza Rahadian di Kantor Kemnaker, Jakarta Selatan, Selasa (7/7) dilansir dari Liputan6.com. "Itu banyak yang terjadi apalagi pemain-pemain yang mungkin sekarang lagi baru memulai karier sebagai seorang aktor, perlindungan itu hampir nihil. Dan ini hanya berlaku jika ada aturan dari pemerintah gimana kru kalau bekerja di dalam sebuah perusahaan."

Reza Rahadian juga menanyakan soal jam kerja bagi par pekerja atau kru film. Adakah standar seorang pekerja film dalam bekerja. Sebab Reza merasakan betul bekerja dari pagi hingga pagi lagi selama terjun di dunia seni peran.


"Sebenarnya berapa sih jam kerja aktor dan kru film idealnya? Saya rasa 12 jam, 14 jam sudah maksimum banget. Belum yang stripping ada yang sampai pagi suntik vitamin terus," jelas lawan main Bunga Citra Lestari dalam film "Habibie & Ainun" itu. "Gimana caranya mereka kerja terus, kalau masuk rumah sakit sudah enggak diurus."

"Saya mengalami fase dari FTV, stripping sampai ke film, saya melihat ini hal yang luar biasa, ada ambulans di lokasi tapi terus diurus supaya fresh terus. Nggak ada satu peraturan yang ditaati produser dan stasiun TV. Itu penting diperhatikan." pungkas Reza. "Ada banyak lagi hak pekerja film yang belum dipikirkan secara konkrit dan secara kontrak kerja baik sebagai pemain dan kru. Buat saya, itu cukup penting untuk diperhatikan."

Karena itu, Reza Rahadian berharap pemerintah bisa memperhatikan para pekerja film di negeri sendiri. Apalagi film merupakan sarana paling mudah untuk mengenalkan budaya, teknologi, dan lain sebagainya kepada masyarakat.

(wk/amel)

You can share this post!

Related Posts