7 Kesalahan Kecil Yang Sering Dilakukan Saat Pakai Teflon, Bikin Cepat Rusak Hingga Ganggu Kesehatan
SerbaSerbi

Di balik banyak manfaatnya, beberapa orang mengklaim bahwa penggunaan panci teflon ini bisa berbahaya untuk kesehatan. Jika tak digunakan dengan benar, teflon bisa cepat rusak menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

WowKeren - Teflon mungkin menjadi salah satu barang yang sudah enggak asing lagi bagi banyak orang. Teflon menadi salah satu inovasi dalam dunia masak yang paling digemari nyaris setiap kalangan sejak zaman dulu. Panci satu ini memberikan kemudahan dalam memasak yakni anti lengket. Menarik bukan?

Teflon sendiri sebenarnya merupakan suatu paten produsen terhadap bahan pelapis yang digunakan pada berbagai alat industrial dan komersial, memberikan kelebihan anti lengket, mudah dibersihkan, dan tahan lama. Teflon ini baru kemudian digunakan sebagai pelapis alat masak sejak awal tahun 1960-an. Teflon ini memiliki bahan kimia utama polytetrafluoroethylene atau biasa disingkat dengan PTFE.

Namun di balik banyak manfaatnya, beberapa orang mengklaim bahwa penggunaan panci teflon ini bisa berbahaya untuk kesehatan. Jika tak digunakan dengan benar, teflon bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Berikut tim WowKeren rangkum 7 kesalahan sederhana yang sering dilakukan saat menggunakan teflon. Yuk disimak!

(wk/putr)

1. Menggunakan Alat Masak Dari Besi


Menggunakan Alat Masak Dari Besi

Sudah banyak yang tahun, namun beberapa orang masih menggunakan alat masak yang berbahan dasar metal ketika menggunakan teflon. Seperti yang diketahui bahwa bahan anti lengket dalam teflon hanyalah pelapis saja. Untuk itu kalian tidak boleh menggunakan spatula atau alat masak berbahan metal ketika memasak menggunakan teflon karena bahan anti lengketnya rawan terkelupas.

Jika wajan atau panci teflon terkelupas dan tak sengaja tertelan, hal ini memang tidak terlalu membahayakan karena bisa keluar dari saluran pencernaan tubuh. Namun, hal paling membahayakan adalah penggunaan senyawa kimia bernama perfluorooctanoic acid yang juga dipakai sebagai bahan pelapis panci atau wajan. Senyawa kimia tersebut sangat berbahaya karena dapat memicu penyakit serius seperti tumor dan kanker.

2. Memasak Dengan Api Besar


Memasak Dengan Api Besar

Banyak yang enggak tau tapi panci teflon hanya boleh digunakan memasak dengan api yang tak terlalu besar. Saat alat masak seperti wajan berpelapis teflon dipanaskan hingga 350ÂșC, maka lapisannya akan memisah dan menghasilkan gas beracun serta partikel berbahaya. Gas beracun ini akan semakin berbahaya jika ternyata ventilasi dapurmu enggak terlalu baik.

Bahkan gasnya ini konon dapat membunuh hewan seperti burung loh. Nah, jadi kalau terpaksa memasak dengan teflon, usahakan untuk jangan memanaskannya berlebihan, apalagi sampai gosong berasap. Selain itu, Jika wajan teflon digunakan pada suhu yang tinggi secara terus menerus, maka lapisan anti lengkenya akan rusak dan dapat masuk ke dalam masakan yang sedang dimasak.

3. Memasak Tanpa Minyak


Memasak Tanpa Minyak

Teflon memang membuat makanan tidak akan lengket, hal ini membuat banyak orang yang memasak tanpa menggunakan minyak. Namun, hal ini ternyata berbahaya dan bisa bikin teflon cepat rusak loh. Jangan pernah memanaskan teflon begitu saja. Tambahkan sedikit lemak atau minyak di permukaannya, lalu panaskan dengan suhu rendah.

Selain itu, cooking spray juga kerap dimanfaatkan pemasak kekinian untuk menumis atau menggoreng dalam jumlah sedikit. Cooking spray ini digunakan sebagai pengganti minyak karena lebih praktis dan mudah dalam penggunaan. Namun kabarnya, sejumlah kandungan di dalam cooking spray justru bisa merusak lapisan antilengket dan mengendap permanen pada alat masak.

4. Merendam Teflon Di Air Terlalu Lama


Merendam Teflon Di Air Terlalu Lama

Merendam teflon dalam air adalah langkah yang perlu dilakukan, apalagi ketika teflon sangat kotor lantaran terlalu banyak sisa masakan yang menempel. Tapi jangan terlalu lama, bahkan sampai semalaman. Sebab, hal ini bisa membuat lapisan antilengketnya rapuh dan mengelupas.

Jika kalian meninggalkannya dengan direndam maka jangan satukan dengan piring karena akan membuat teflon cepat berkarat. Jadi, setelah membilasnya, segera keringkan untuk mencegah karat.

5. Mencuci Teflon Dengan Spon Kasar


Mencuci Teflon Dengan Spon Kasar

Kerak sisa memasak akan tetap ada di permukaan wajan. Apalagi kalau setelah masak dibiarkan seharian hingga kering, proses hilangnya bakal lebih lama. Meski begitu, hindari menggosok permukaan wajan dengan spons bagian kasar, apalagi sabut kawat.

Sekali lagi, hal ini akan membuat lapisannya anti lengketnya cepat mengelupas dan rusak. Jika ada noda membandel dalam panci teflon kalian, rendam dengan air jeruk nipis selama beberapa waktu sebelum digosok perlahan. Atau kalian juga menggunakan air panas untuk mencucinya.

6. Membilas Teflon Saat Masih Panas


Membilas Teflon Saat Masih Panas

Perlu kalian ketahui bahwa perubahan suhu ekstrem yang terlalu sering bisa merusak permukaan wajan antilengket. Contohnya langsung membilas wajan dengan air dingin begitu selesai memasak saat keadaannya masih panas.

Lapisan pelindung antilengket lama-lama akan berkerut hingga terkelupas. Untuk itu jangan coba-coba membilas teflon jika masih panas ya. Lebih baik dinginkan teflon terlebih dahulu beberapa saat sebelum membilasnya.

7. Menyimpan Teflon Dengan Posisi Salah


Menyimpan Teflon Dengan Posisi Salah

Setelah digunakan dan dibersihkan, kalian pasti menyimpan wajan atau panci teflon tersebut. Namun jangan asal simpan, ya. Apalagi kalau sampai kalian menumpuknya dengan peralatan masak lain. Ini akan berpotensi merusak permukaan lapisan antilengketnya. Menyimpan dengan cara menggantung adalah langkah terbaik. Kalau terpaksa harus ditumpuk, lapisi dengan kain bersih atau tisu dapur di antara tumpukan, agar tidak menggores lapisan antilengketnya.

Jika kalian sedang berencana membuat masakan, enggak ada salahnya menyimak artikel ini untuk mengetahui cara mudah menghilangkan bau amis pada daging bebek. Selain itu, kalian juga bisa mengintip artikel ini untuk mengetahui tips memasak kerang agar tidak amis dan alot.

You can share this post!

Related Posts