Apple Watch Terbaru Dilengkapi Fitur Cegah Happy Hypoxia, Begini Cara Kerjanya
Health
Pandemi Virus Corona

Apple Watch Series 6 yang merupakan produk terbaru dari seri smartwatch 'apel gigit' ini dilengkapi dengan fitur untuk mengukur kadar oksigen di dalam darah demi mencegah happy hypoxia.

WowKeren - Happy hypoxia menjadi komplikasi gejala klinis yang bahkan bisa menyebabkan kematian pada pasien COVID-19. Kondisi ini terjadi ketika tubuh tidak menyadari bahwa kadar oksigen di dalam darah sudah jauh dari batas normal.

Sejauh ini alat bertajuk pulse oximeter lah yang digunakan untuk memeriksa kadar oksigen di dalam darah. Namun baru-baru ini smartwatch terbaru dari Apple, Apple Watch Series 6, rupanya sudah dibekali dengan fitur mengukur saturasi oksigen dalam darah.

"Dengan Apple Watch Series 6 Anda dapat mengukur kadar oksigen dalam darah langsung di pergelangan tangan Anda," kata Chief Operating Officer Apple, Jeff Williams, dalam peluncuran virtual pada Rabu (16/9) kemarin. Dengan demikian, Apple Watch ini diharapkan bisa membantu mencegah terjadinya happy hypoxia.

Lantas bagaimana cara kerja Apple Watch sampai bisa mengukur kadar oksigen dalam darah? Rupanya jam tangan pintar itu dilengkapi dengan sensor baru di bagian belakangnya yang mampu memancarkan sinar dan mengukur saturasi oksigen berdasarkan refleksi gelombangnya.


Lebih lanjut, algoritma menggunakan data untuk menghitung warna darah yang mengindikasikan jumlah oksigen. Pengukuran kadar oksigen dalam darah tersebut dapat dilakukan dalam 15 detik.

Fitur atau sensor juga mampu membaca secara periodik, sehingga dapat mengukur kadar oksigen dalam darah saat tidur. Lebih spesifik, Apple Watch Series 6 ini mampu mengukur Sp02 yang merupakan penanda penting untuk mengetahui informasi seputar pernapasan dan sirkulasi darah.

"Apple Watch telah menjadi alat kesehatan, dengan pengukur denyut nadi dan ritme jantung," ujar VP Health Apple, Sumbul Ahmad Desai, dikutip dari Tempo, Kamis (17/9). "Dan kini menambahkan pengukur oksigen dalam darah."

Apple sendiri memastikan bahwa jam tangan pintar seri terbaru ini sudah dilengkapi berbagai fitur dan kelebihan dibandingkan tipe sebelumnya. Arloji ini akan dihargai sekitar USD 399 atau setara Rp 5,9 juta.

Di sisi lain, happy hypoxia harus terus diwaspadai karena hampir tak ada gejala yang tampak mata kecuali ketika tiba-tiba kondisi tubuh memburuk. Namun ahli paru-paru dr Erlina Burhan menegaskan bahwa happy hypoxia hanya dialami oleh pasien COVID-19 yang menunjukkan gejala.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts