Pedagang ‘Menjerit’ Masker Scuba Tak Dianjurkan Buat Solusi Dilapisi Tisu Mencuat, Efektif?
Shutterstock
Health
COVID-19 di Indonesia

Larangan penggunaan masker scuba dalam KRL telah membuat pedagang merugi. Solusi masker scuba dilapisi tisu akhirnya mencuat. Apakah cara itu efektif cegah corona?

WowKeren - PT KCI telah melarang penumpang yang akan naik KRL menggunakan masker scuba. Pasalnya, masker scuba dinila terlalu tipis dan tidak efektif dalam menekan laju penyebaran virus corona.

Kebijakan tersebut tentunya mempengaruhi para pedagang masker scuba yang biasa berjualan di pinggir jalan. Mereka mulai menjerit lantaran masker scuba yang dijualnya mulai tidak laku.

Peneliti sekaligus staf ahli Gugus Tugas COVID-19 Jawa Tengah, dr. Budi Laksono mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Ia kemudian menawarkan sebuah solusi yaitu warga yang menggunakan masker scuba sebaiknya dilapisi dengan tisu.

”Nah makanya itu, jangan bilang 'Jangan pakai scuba',” kata Dokter Budi seperti dilansir dari Detik, Kamis (17/9). “Tetapi, kalau pakai scuba, di-double, ditambah tisu.”

Solusi yang ditawarkan Dokter Budi tentunya bisa dipertimbangkan. Apalagi, salah satu alasan masker scuba tidak disarankan karena lapisannya yang terlalu tipis atau hanya terdiri dari satu lapis saja. Dengan dilapisi tisu, maka masker scuba dinilai akan memiliki kemampuan filtrasinya yang lebih baik.


Solusi dari Dokter Budi kemudian ditanggapi oleh dokter paru dari RS Persahabatan, dr Erlina Burhan. Ia menilai jika melapisi masker scuba dengan tisu tidak ideal untuk menyaring virus corona.

Dokter Erlina menjelaskan jika tisu juga mudah basah. Jika pemakai masker dilapisi tisu batuk atau bersin, maka tisu akan menjadi basah dan mudah bergeser hingga jatuh.

”Tisu itu kan dari kertas kan, kalau misalnya batuk, bersin, itu gampang basah. Kalau basah, lama-lama bergeser-geser dan jatuh, apalagi scuba ini bahannya sangat-sangat elastis,” jelas dr Erlina. “Jadi nggak ada gunanya juga.”

Oleh sebab itu, Erlina menilai masker scuba dengan dilapisi masker tetap tidak cukup efektif dalam menangkan penularan virus corona. Ia lebih menyarankan penggunaan masker medis sekali pakai karena memiliki tiga lapisan untuk menyaring bakteri ataupun virus.

”Ya kalau ada zat kimia, lalu ditempel lama di hidung dan mulut kan itu memang sih menurut saya tidak dianjurkan,” saran Erlina. “Tidak dianjurkan scuba dilapisi tisu.”

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts