Salshadilla Juwita seolah tak peduli dengan harapan Lutfi Agizal yang ingin kembali pacaran. Putri Iis Dahlia itu menolak soal istilah break dan makin mantap untuk putus dengan Lutfi.
- Ria Susilo Wardhani
- Kamis, 24 September 2020 - 12:56 WIB
WowKeren - Lutfi Agizal masih ngebet ingin balikan dengan putri Iis Dahlia, Salshadilla Juwita. Lutfi juga mengungkap rasa kecewa karena Salsha meninggalkannya gara-gara ia mengulas konten "Anjay".
"Ya gue masih usaha, karena gue selalu memperbaiki apa pun masalah dan keadaan apa pun yang terbaik buat pasangan gue," seru Lutfi. "Tanggal 31 Agustus kita sempat bilang break tapi nggak putus, kita sering kayak gini dulu, buat cooldown dan introspeksi diri masing- masing. Nah di tanggal 2 apa 3 gitu saya lihat dia live IG ngomong putus, padahal tanggal 31 kita break satu bulan doang, tiba-tiba gini saya bingung harus gimana, karena keputusannya belum bersama. Saya cuma minta ayo selesaikan baik-baik."
"Kalau kayak gini silaturahmi tidak terjaga, saya tidak mengkontak dia, dia tidak bisa kontak saya, sangat disayangkan," lanjut Lutfi. "Sebelum kejadian ini (viral anjay) terjadi, pasti kalian tahu banyak kejadian menimpa dia (Salsha), tapi dimana posisi saya? Saya selalu ada di belakang dia mensupport dia dalam keadaan susah maupun senang. Tapi saat gua jatuh ke lubang, gua sangat menyayangkan kenapa dia tidak ada di samping gua."
Sayangnya Salsha tak sependapat dengan Lutfi. Ia menolak istilah break dan mengisyaratkan sudah benar-benar putus dengan Lutfi.
Salsha justru memilih mengunggah foto tampan sang adik, Devano Danendra. Dalam foto, Devano tampak kece dan basah-basahan di kolam renang. "Good vibes only," tulis Salsha.
Sebelumnya, Iis sebagai ibunda Salsha juga sudah menolak permintaan wartawan ketika ditanya soal Lutfi. Iis tampak terganggu karena dicecar media soal kabar perpisahan Salsha dan Lutfi.
"Eh emang kalau gue support anak gue harus ngomong sama elu? (Awak media yang meliput) ya mending ngomong sama anak gue langsung, kenapa harus gomong sama kalian," kata Iis. "Isu apa? eh minta maaf ini anak gue kenapa harus ngomong sama kalian (wartawan), kalau pun ada apa-apa gue mending ngomong sama anak gue kenapa harus sama kalian (wartawan). Mohon maaf, gue trauma ngomong sama elu (awak media)."
(wk/riaw)