Jerinx mengaku lega setelah akhirnya mengetahui sosok yang berniat menjebloskannya ke dalam penjara dalam kasus ‘IDI Kacung WHO’. Siapa sosok yang dimaksud?
- Ruth Meliana
- Selasa, 10 November 2020 - 19:24 WIB
WowKeren - Jerinx SID baru saja membacakan pembelaannya atas tuntutan 3 tahun penjara dalam sidang kasus “IDI Kacung WHO” di Pengadilan Negeri Denpasar pada Selasa (10/11) hari ini. Setelah sidang, Jerinx turut membicarakan perkembangan kasusnya ke publik.
Pemain drum Superman Is Dead ini mengaku telah mengetahui pihak yang berniat memenjarakannya dalam kasus tersebut. Sebelumnya, Jerinx memang sempat meluapkan emosi saat bertanya siapa orang yang sangat ingin menjebloskannya ke dalam jeruji besi. Pasalnya, ia merasa pihak IDI tidak berniat memenjarakannya.
Namun, kini ia mengaku lega setelah mengetahui sosok yang berniat memenjarakannya. Ia menyebut sosok tersebut telah berbicara pada dr. Tirta dan menyatakan tidak akan memberikan maaf bagi Jerinx. Tak hanya itu, orang yang ingin memasukkannya ke dalam penjara disebut tidak mau melakukan mediasi sejak awal.
”Saya pribadi merasa lega, akhirnya saya tahu siapa sebenarnya yang ingin memenjarakan saya,” ujar Jerinx kepada media setelah menjalani sidang, seperti dilansir dari CNNIndonesia, Selasa (10/11). “Siapa yang menolak mediasi dari awal, yang berkata pada Tirta bahwa tidak ada maaf bagi Jerinx.”
Pemilik nama lengkap I Gede Ari Astina ini membeberkan jika dokter Tirta telah berusaha mengupayakan mediasi dengan Ketua IDI Bali agar kasusnya bisa diselesaikan secara baik-baik. Namun, mediasi masih belum juga dilakukan dari awal hingga kasus sekarang mencapai persidangan.
”Tirta sudah mengupayakan mediasi berkali-kali,” beber Jerinx. “Dia tanya mau enggak ketemu ketua IDI Bali, saya jawab mau banget memang itu yang saya cari-cari.”
Pernyataan Jerinx tersebut mendapatkan tanggapan dari Tirta. Ia mengaku datang ke persidangan secara pribadi sebagai rekan diskusi Jerinx saja. Terlepas dari itu, ia menegaskan tetap akan menghormati keputusan IDI Bali yang memilih membawa kasus ini ke ranah hukum.
”IDI Pusat kemarin, dokter Adit di podcast bilang, bahwa ya wislah (sudahlah) kita malah niatnya pingin mengolaborasikan Jerinx kalau dia bebas,” ungkap Tirta. “Tapi kita menghormati hukum. Saya pun sama sebagai individu. Sayang saja masak karir seseorang hancur karena dua frasa 'kacung dan bubarkan'.”
(wk/lian)