Moskow Berlakukan Pembatasan Jam Buka Restoran dan Hiburan Malam
Dunia
Pandemi Virus Corona

Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin memutuskan agar semua restoran dan tempat hiburan malam di Moskow tidak melayani pelanggan dari pukul 23.00 hingga 06.00 selama dua bulan.

WowKeren - Eropa tengah menghadapi krisis saat ini. Pasalnya, gelombang kedua COVID-19 kian mengganas menjelang datangnya musim dingin.

Bahkan sejumlah negara di Eropa telah menetapkan lockdown wilayah demi menekan penyebaran virus mematikan tersebut. Di Moskow sendiri, semua restoran dan tempat hiburan malam di Moskow akan dilarang melayani pelanggan dari pukul 23.00 hingga 06.00 selama dua bulan.

Pengumuman tersebut disampaikan oleh Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin pada Selasa (10/11). Sobyanin, yang menulis di situs pribadinya, mengatakan langkah-langkah itu akan diberlakukan mulai 13 November hingga 15 Januari.


Selama periode itu, murid-murid sekolah juga harus mengikuti pembelajaran jarak jauh secara daring. Rusia pada Selasa melaporkan 20.977 infeksi baru virus corona dan 368 kematian. Dengan total 1.817.109 infeksi COVID-19, Rusia merupakan negara kelima dengan jumlah kasus tertinggi di dunia, setelah Amerika Serikat, India, Brasil, dan Prancis.

Per 2 November, jumlah penyebaran COVID-19 di Benua Biru telah mencapai 10 juta kasus. Sedangkan pada 7 November lalu tercatat ada lebih dari 300 ribu kematian akibat virus corona.

Adapun sejumlah negara di Eropa yang telah melakukan lockdown adalah Prancis yang mulai menerapkannya sejak 28 Oktober lalu. Austria yang mengumumkan lockdown ketat hingga akhir November 2020 mendatang.

Kemudian ada Inggris, dimana Perdana Menteri Inggris Boris Johnson memutuskan untuk melakukan lockdown mulai Sabtu (31/10). Sama seperti Inggris, Portugal juga menerapkan kebijakan lockdown mulai Sabtu (31/10) di 121 wilayah terkecil dari total 308 di negara tersebut.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts