Biar Bisa Berikan Nutrisi Terbaik Untuk Buah Hati, Ini 7 Tips Agar Ibu Tetap Sehat di Masa Menyusui
Unsplash/Dave Clubb
Health

Di masa menyusui, para ibu harus menjaga kesehatannya agar tetap bugar dan bisa memberikan nutrisi yang terbaik untuk si kecil. Untuk itu, tim WowKeren telah merangkum beberapa tips menjaga kesehatan di masa menyusui dalam artikel berikut ini.

WowKeren - Menjaga kesehatan penting dilakukan kapan saja agar tubuh selalu terhindar dari penyakit. Hal ini juga berlaku di masa masa menyusui sebab Anda memerlukan tubuh yang sehat untuk mengasuh bayi yang baru lahir. Selain itu, Anda juga harus mengkonsumsi berbagai makanan bergizi agar bisa memberikan nutrisi yang terbaik untuk si kecil melalui ASI (Air Susu Ibu).

Sayangnya, ada banyak faktor yang membuat para ibu tidak menjaga kesehatannya dengan baik selama masa menyusui. Di antaranya seperti kesibukan mengurus bayi yang membuat para ibu mengabaikan kesehatannya sendiri hingga faktor stres yang rentan muncul setelah menjadi ibu baru.


Jika kesehatan Anda menurun, rutinitas mengurus dan menyusui bayi akan terganggu sebab stres dapat mempengaruhi kualitas dan kuantitas ASI. Kondisi ini tentunya akan berdampak pada kesehatan dan tumbuh kembang si kecil. Anda pasti tak mau hal itu sampai terjadi kan?

Nah berkaitan dengan hal ini, tim WowKeren akan memberikan beberapa tips menjaga kesehatan ibu selama masa menyusui yang bisa diterapkan dengan mudah. Penasaran apa saja itu? Langsung saja yuk simak informasi selengkapnya dalam artikel berikut ini.

(wk/eval)

1. Jaga Pola Makan


Jaga Pola Makan
Rawpixel/Taylor Kiser

Tips pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan menjaga pola makan. Makanan yang Anda konsumsi bisa memberikan pengaruh positif atau bahkan negatif pada kualitas dan kuantitas ASI. Agar kesehatan Anda senantiasa terjaga dan bayi bisa mendapatkan nutrisi yang baik, pastikan untuk menjaga pola makan seimbang yang termasuk dalam empat sehat lima sempurna.

Sebagai contoh, Anda bisa mengkonsumsi gandum utuh, protein, lemak, karbohidrat, buah dan sayur-sayuran. Untuk mendapatkan gizi yang lebih lengkap, sebaiknya perbanyak konsumsi berbagai jenis ikan seperti salmon, tuna, bandeng dan forel. Ikan-ikan tersebut mengandung DHA, EPA dan omega-3 yang baik untuk kesehatan Anda dan perkembangan otak si kecil.

2. Perhatikan Kesehatan Mental


Perhatikan Kesehatan Mental
Unsplash/Priscilla Du Preez

Selain kesehatan fisik, Anda juga harus memperhatikan kesehatan mental dan emosional selama masa menyusui. Di fase ini, Anda mungkin akan sering merasa lelah, bingung, frustasi dan membutuhkan lebih banyak waktu untuk diri sendiri. Namun seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, stres di masa menyusui tak hanya berdampak pada kesehatan Anda, namun juga bisa memberikan pengaruh buruk untuk si kecil.

Hal ini dikarenakan saat ibu mengalami stres, ASI akan tetap tersimpan di dalam payudara karena hormon oksitosin tersendat. Kondisi ini menyebabkan ASI tidak bisa mengalir dan kualitasnya terpengaruh. Maka dari itu, penting untuk mengelola stres dengan baik dengan selalu berpikiran positif. Jangan ragu untuk meminta dukungan dari pasangan, teman atau keluarga dekat ketika Anda sedang terpuruk. Dengan begitu, Anda akan merasa lebih dicintai, bahagia dan terhindar dari stres.

3. Jaga Posisi Punggung Saat Menyusui


Jaga Posisi Punggung Saat Menyusui
123RF/ oksun70

Di masa menyusui, Anda mungkin akan rentan mengalami sakit punggung. Kondisi ini dapat terjadi karena posisi menyusui yang tidak tepat, terutama bagi Anda para ibu baru yang masih bingung dalam melakukannya. Oleh sebab itu, pastikan untuk selalu memperhatikan posisi punggung saat menyusui agar Anda tidak harus merasa kesakitan setelahnya.

Ketika sedang menyusui, sebaiknya duduk di kursi yang memiliki sandaran lengan dan gunakan bantal sebagai penyangga punggung. Pastikan kaki menyentuh lantai untuk meminimalisir rasa tidak nyaman karena sakit punggung. Selain itu, Anda juga bisa menyusui dengan posisi berbaring agar leher dan otot punggung menjadi lebih rileks sehingga tak menimbulkan rasa nyeri.

4. Rawat Payudara dengan Baik


Rawat Payudara dengan Baik

Jika ingin menjaga kesehatan selama menyusui, Anda tentunya tak boleh mengabaikan payudara begitu saja. Usahakan untuk memeriksa payudara Anda di depan cermin secara berkala. Jika Anda menemukan kulit kemerahan di salah satu payudara atau jika ada payudara yang terasa sakit, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.

Jangan sepelekan tanda-tanda tersebut, sebab itu bisa saja merupakan gejala awal mastitis atau infeksi jaringan payudara yang menyakitkan. Sembari mengkonsumsi obat pereda nyeri dari dokter, Anda juga bisa meringankan gejalanya dengan mandi air hangat kemudian susui si kecil sesering mungkin. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan bra yang longgar dan mengompres payudara dengan air hangat.

5. Jangan Melakukan Diet Ekstrim


Jangan Melakukan Diet Ekstrim
Rawpixel/Teddy Rawpixel

Setelah melahirkan, sebagian wanita biasanya akan melakukan diet untuk mengembalikan berat badannya ke bentuk semula. Namun jika nekat melakukan diet ketat di masa menyusui, Anda justru akan menghambat proses pemulihan pasca persalinan dan mengganggu produksi ASI. Akibatnya, kesehatan Anda bisa menurun dan si kecil tidak mendapatkan nutrisi yang terbaik.

Menurunkan berat badan boleh-boleh saja, namun jangan melakukan diet ketat. Langkah terbaik adalah dengan menurunkannya secara perlahan dan tunggu sampai dua bulan setelah melahirkan. Sebagai contoh, Anda bisa mulai mengurangi makanan berlemak atau yang digoreng serta memperbanyak asupan buah-buahan, sayur dan gandum utuh. Selain itu, Anda juga bisa makan dengan porsi kecil namun sering.

6. Istirahat yang Cukup


Istirahat yang Cukup
Unsplash/Andalucia Andaluia

Setelah melahirkan, jam tidur para wanita cenderung akan berkurang. Selain karena perhatian yang terfokus pada si kecil, kondisi ini juga disebabkan karena Anda harus menyusui si kecil pada waktu dini hari. Bahkan menurut penelitian, para ibu yang menyusui memiliki waktu tidur 14 menit lebih sedikit jika dibandingkan dengan ibu yang tidak menyusui.

Meski demikian, bukan berarti Anda boleh mengabaikan waktu istirahat begitu saja. Sebab kesehatan tubuh akan senantiasa terjaga jika Anda mendapatkan istirahat yang cukup. Oleh sebab itu, usahakan untuk mengatur waktu istirahat dengan sebaik mungkin seperti tidur saat bayi tidur, batasi kunjungan tamu hingga membagi tugas dengan suami. Namun bila Anda benar-benar kesulitan tidur di siang hari, cobalah untuk bersantai di sofa sambil menonton televisi atau mendengarkan musik favorit.

7. Olahraga Setelah Menyusui


Olahraga Setelah Menyusui
Getty Images/Klaus Vedfelt

Berolahraga merupakan kunci lain yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan tubuh di masa menyusui. Bagi ibu yang melahirkan secara normal, olahraga dapat dilakukan minimal empat minggu pasca persalinan. Sedangkan untuk mereka yang melahirkan secara caesar, sebaiknya tunggu selama 6-8 minggu jika ingin mulai berolahraga.

Mengingat kondisi tubuh yang belum sepenuhnya kuat setelah melahirkan, sebaiknya lakukan berbagai olahraga ringan seperti jalan kaki, naik turun tangga, yoga, renang dan sebagainya. Namun ingat, usahakan untuk melakukan olahraga setelah menyusui atau setelah memompa ASI. Hal ini dikarenakan olahraga bisa menimbulkan rasa tidak nyaman ketika payudara dalam kondisi penuh dengan ASI.

Demikian tujuh tips menjaga kesehatan di masa menyusui yang telah tim WowKeren rangkum. Simak juga artikel ini untuk mengetahui cara melancarkan produksi ASI. Selain itu, Anda juga bisa menyimak artikel ini untuk mengetahui berbagai pantangan yang harus dihindari setelah melakukan operasi caesar.

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait