Selandia Baru Diguncang Gempa Berpotensi Tsunami, Warga Dievakuasi
Dunia

Badan Manajemen Darurat Nasional Selandia Baru meminta para warga yang tinggal di dekat pantai untuk segera pindah ke tempat yang lebih tinggi usai diterjang gempa M 8,1 berpotensi tsunami, Jumat (5/3) pagi.

WowKeren - Selandia Baru kembali diguncang gempa berkekuatan magnitudo 8,1 pada Jumat (5/3) pagi waktu setempat. Badan Manajemen Darurat Nasional Selandia Baru meminta para warga yang tinggal di dekat pantai untuk segera pindah ke tempat yang lebih tinggi karena adanya potensi tsunami.

Dikutip dari CNN, Kepulauan Kermadec berada 500-620 mil timur laut Pulau Utara Selandia Baru, Pantai Timur Pulau Utara dari Teluk Kepulauan ke Whangarei, dari Matata ke Teluk Tolaga termasuk Whakatane dan Opotiki dan Pulau Great Barrier semuanya termasuk dalam peringatan tsunami negara Pasifik tersebut.

"Gempa mungkin tidak terasa di beberapa daerah ini, tetapi evakuasi harus segera karena tsunami yang merusak mungkin terjadi," bunyi pernyataan itu, menambahkan bahwa pemberitahuan evakuasi mengesampingkan peringatan COVID-19. "Orang-orang di semua wilayah lain yang merasakan gempa bumi yang panjang atau kuat yang membuat sulit untuk berdiri, atau berlangsung lebih lama dari satu menit, harus segera pindah ke tempat tinggi terdekat, dari semua zona evakuasi tsunami, atau sejauh mungkin ke pedalaman."

Di Russell, Selandia Baru, Rita Baker telah melakukan evakuasi bersama penduduk lainnya ke sebuah bukit yang menghadap ke Bay of Islands. "Ketika peringatan pertama datang tentang gempa bumi di Selandia Baru, saya tak terlalu khawatir," katanya kepada CNN.


"Satu jam setelah itu, sirene tsunami berbunyi dan sesaat saya menjadi panik," tambah Baker. "Hanya mendengar suara itu membuatku sedikit cemas."

Hingga akhirnya Baker segera mengevakuasi diri dari rumahnya yang terletak 10 meter dari tepi air ke bukit tinggi. Tak lupa dengan membawa kucing peliharaannya dan komputernya dengan mobil.

Adanya peristiwa ini Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern pun memposting di akun Instagram. "Semoga semua baik-baik saja di luar sana," tulis Ardern.

Sekedar informasi, gempa tersebut juga memicu peringatan di Hawaii dan di Samoa Amerika, yang kemudian dibatalkan. Biro Meteorologi Australia melaporkan pengamatan gelombang tsunami 64cm (sekitar 2 kaki) di Pulau Norfolk yang terpencil.

Gempa bumi pada Kamis adalah yang terbesar yang terjadi di mana pun di dunia sejak Agustus 2018, ketika gempa berkekuatan 8,2 melanda jauh lebih dalam di bawah tanah, juga di Pasifik Selatan, dekat Fiji. Hanya sekitar satu atau kurang gempa bumi berkekuatan 8,0 atau lebih besar terjadi setiap tahun.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts