Pangeran Philip Meninggal, Melanie Soebono  Tegas Ingatkan Hal Ini Untuk Warga Indonesia
Selebriti

Duka kepergian Pangeran Philip seolah ikut dirasakan hingga seluruh pelosok dunia, tak terkecuali Indonesia. Pada momen yang sama, Melanie Subono justru tegas mengingatkan warga Indonesia akan hal ini.

WowKeren - Pada Jumat (9/4), Kerajaan Inggris tiba-tiba membagikan kabar duka atas meninggalnya Pangeran Philip suami Ratu Elizabeth II. Pangeran Philip mengembuskan napas terakhirnya di usia 99 tahun. Kepergian Pangeran Philip ini seolah menjadi duka bagi seluruh pelosok negeri.

Ucapan duka pun tampak berdatangan dari berbagai pelosok dunia, tak terkecuali warga Indonesia. Bersamaan dengan momen duka ini, Melanie Subono justru mengingatkan masyarakat Tanah Air akan suatu hal. Penyanyi sekaligus aktivis sosial ini ingin seluruh masyarakat Indonesia mengingat salah satu sosok wanita pejuang buruh.

"MARSINAH," tulis Melanie Subono. "Buat yang lagi sedih banget banget karna Prince siapa itu inggris meninggal, mpe mikir gimana reaksi cucu atau mantu. Si ina inu bule pun ada yang sakit, kalian sedih banget. Mau bilang aja ... bencana lagi banyak dan HaRUS nya ada seseorang namanya MARSINAH hari ini ulangtahun."

Nama Marsinah seolah sengaja di-caps lock oleh Melanie Subono. Ia bak ingin masyarakat Indonesia lebih mengingat sosok pejuang buruh tersebut dan merenungi segala perjuangannya. Melanie Subono pun kembali membuka sederet perjuangan Marsinah.


"Yang TANPA dia Berjuang sampe meninggal, lo jg ga akan sebebas ini buka medsos," lanjut Melanie Subono. Keponakan B. J. Habibie ini tampak semakin kesal.

Melanie Subono lantas mengucapkan ulang tahun untuk Marsinah. Ia menuliskannya seperti penuh dengan emosi.

"Selamat Ulangtahun Marsinah," imbuhnya. "Ah iya , ssssttttt jangan keras keras ..... kamu sudah diambil nyawanya oleh mereka ituuu tuh."

Tak ketinggalan, Melanie Subono juga ikut menuliskan kritikannya. Lagi-lagi ia dengan tegas mengingatkan warga Indonesia, khususnya kaum perempuan untuk bisa mengenang sosok pejuang buruh kelahiran Nganjuk, 10 April 1969 tersebut.

"Ssssttttttt brapa puluh taun dah lewat, hari ini sama kok... malah ada peraturannya, ga boleh menghina nanti dipenjara. Jujur itu masuk kategori menghina soalnyaaa," pungkas Melanie Subono. "Ah perempuan2 hari ini ... sadarkah tanpa marsinah, kalian bahkan ga berhak cuti hamil atau haid hari ini ?"

(wk/Zahi)

You can share this post!

Related Posts