Co-CEO GoJek Andre Soelistyo Bakal Pimpin Perusahaan Hasil Merger Dengan Tokopedia?
Tekno

Sebelumnya, perusahaan hasil 'perkawinan' GoJek dan Tokopedia disebut-sebut akan diberi nama 'GoTo'. Kekinian, Co-CEO GoJek Andre Soelistyo diisukan akan memimpin entitas hasil merger tersebut.

WowKeren - Kabar merger dua perusahaan aplikasi raksasa Indonesia, yakni GoJek dan Tokopedia, terus menjadi perbincangan panas. Kabar terbaru, Co-CEO GoJek Andre Soelistyo diisukan akan memimpin entitas hasil merger tersebut.

Sebelumnya, perusahaan hasil "perkawinan" GoJek dan Tokopedia disebut-sebut akan diberi nama "GoTo" dan menargetkan nilai valuasi sebesar USD 40 miliar. Melansir Bloomberg, sumber anonim yang mengetahui isu ini mengungkapkan bahwa GoJek akan memegang saham sebesar 58 persen di perusahaan tersebut, sedangkan sisanya dipegang oleh Tokopedia.

GoTo disebut akan memiliki tiga unit bisnis, yakni penyedia layanan transportasi online GoJek, cabang e-commerce Tokopedia, serta pembayaran dan layanan keuangan bertajuk Dompet Karya Anak Bangsa (DKAB). Sumber tersebut juga menyebut bahwa CEO Tokopedia, William Tanuwijaya, akan terus memegang layanan belanja online yang didirikannya pada tahun 2009 tersebut.

Sementara itu, co-CEO GoJek Kevin Aluwi disebut akan terus memimpin GoJek. Sedangkan Andre Soelistyo disebut akan mengepalai unit pembayaran dan layanan keuangan DKAB. Meski demikian, baik pihak Tokopedia maupun GoJek masih belum memberikan pernyataan resmi terkait hal ini.


Andre Soelistyo sendiri sebelumnya telah mempelopori diversifikasi GoJek ke layanan konsumen. Pria berusia 37 tahun tersebut juga mengawasi penggalangan dana senilai lebih dari 5 miliar dolar dari para investor, termasuk Google, Tencent Holdings Ltd., Astra International, KKR & Co., dan Warburg Pincus.

Adapun Tokopedia dan GoJek dikabarkan tengah berada dalam tahap akhir merger yang disebut akan menciptakan perusahaan internet terbesar di Indonesia. Dewan dan tim manajemen kedua perusahaan disebut telah menyetujui ketentuan merger dan secara resmi mencari persetujuan untuk kombinasi dari pemegang saham.

Sebelumnya, outlet berita teknologi The Information melaporkan bahwa tim manajemen GoTo akan dipegang oleh empat eksekutif paling senior, dua dari GoJek dan dua dari Tokopedia. Yaitu Andre Soelistyo, Kevin Aluwi, William Tanuwijaya, dan Presiden Tokopedia Patrick Cao.

Pihak GoJek sempat mengaku belum bisa memberikan keterangan terkait isu merger tersebut. Namun, Chief Corporate Affairs GoJek, Nila Marita, memastikan bahwa pihaknya akan terbuka jika sudah ada perkembangan yang bisa disampaikan terkait rencana merger GoJek dan Tokopedia.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts