Bukan Kanker Prostat, Kak Seto Beber Penyakit Yang Diderita Sampai Harus Minum Obat Selama Sebulan
Instagram/kaksetosahabatanak
Selebriti

Kak Seto mengabarkan kondisi terkini pasca bulan Februari lalu menjalani operasi. Ia juga meluruskan soal penyakitnya yang kala itu disebut menderita kanker prostat.

WowKeren - Pada Februari lalu, psikolog sekaligus pemerhati anak Kak Seto mengabarkan bahwa ia menjalani operasi karena mengidap kanker prostat. Kali ini Kak Seto mengabarkan kondisinya yang sudah membaik pasca operasi tersebut.

"Ya sekarang (kondisi) alhamdulilah sudah mulai baik," ujar Kak Seto saat ditemui di Kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan pada Selasa (4/5) seperti dilansir dari Suara.

Kak Seto kemudian meluruskan informasi soal penyakit yang dideritanya ternyata bukan kanker prostat. Ia mengatakan ada masalah pembengkakan di bagian prostat.

"Waktu itu saya salah sangka karena bisa ada dugaan kena kanker," jelas Kak Seto. "Makanya waktu itu perlu dioperasi untuk dilihat dan diambil organnya dari prostatnya. Tapi setelah dicek di laboraturium, ternyata itu bukan kanker prostat."

Pria 69 tahun ini menduga sakit yang dideritanya itu karena terlalu sibuk dengan kegiatannya di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kak Seto memang sempat membantu para korban bencana alam disana. Saat itu Kak Seto datang ke NTT untuk menghibur anak-anak di kampung pengungsian sebagai bentuk pencegahan trauma.

"Memang saya sempat satu minggu di NTT, mungkin juga kurang istrirahat di situ," beber Kak Seto. "Tetapi sekarang sudah mulai pulih kembali."


Bukan kanker prostat, Kak Seto lalu menjelaskan soal pernyakit yang dideritanya. Ia menyebut penyakit yang dideritanya tersebut juga disebabkan karena faktor umur.

"Ya hanya pembesaran saja karena faktor umur. Jadi memang di atas 60 tahun itu prostat memang sering terjadi pembesaran," beber Kak Seto. "Makanya sekarang diberi obat selama dua bulan ini karena nanti akan dicek lagi, mudah-mudahan sudah bisa mengecil lagi."

"Jadi kemarin itu bukan (kanker prostat), tapi karena banyak kegiatan dan memang karena faktor usia," lanjut Kak Seto. "Kata dokter usia 70 tahun memang banyak yang kurang sehat, jadi akhirnya terjadi pembesaran."

Pasca operasi, Kak Seto harus rajin minum obat selama satu bulan. Ia juga menjalani pemeriksaan rutin selama satu bulan sekali di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), pasca operasi.

"Minum obat aja, kira-kira satu bulan lagi saya harus cek up lagi mudah-mudahan sudah mulai mengecil lagi," ucap Kak Seto. "Di Rumah Sakit Pondok Indah. Karena memang dekat juga dari rumah."

(wk/tria)

You can share this post!

Related Posts