Taylor Swift Bakal Cetak Sejarah Jadi Penyanyi Wanita Pertama Yang Menangkan Ikon Global Brit Award
Instagram/taylorswift
Musik

Taylor Swift bisa saja mendapatkan dua penghargaan dalam acara tersebut. Pasalnya, pelantun "Style" tersebut juga dinominasikan untuk artis solo wanita internasional.

WowKeren - Taylor Swift akan menjadi penyanyi wanita pertama yang memenangkan ikon global Brit Award. Pelantun "End Game" tersebut akan menerima penghargaan itu pada hari Selasa (11/5) selama upacara di O2 Arena di London.

Bukan tanpa alasan, Taylor selama ini telah dikenal untuk pengaruhnya yang sangat besar di dunia musik. Tak hanya di Amerika Serikat namun juga seluruh dunia. Sepak terjangnya juga tak perlu diragukan dengan pencapaian yang luar biasa hingga saat ini.

"Karier Taylor tak tertandingi dan musik serta pengaruhnya telah beresonasi dengan jutaan orang di seluruh dunia," kata pernyataan pihak Brit Award.

Taylor bisa saja mendapatkan dua penghargaan dalam acara tersebut. Pasalnya, pelantun "Style" tersebut juga dinominasikan untuk artis solo wanita internasional, sebuah penghargaan yang dia menangkan pada tahun 2015. Dia bersaing dalam kategori itu dengan empat artis Amerika lainnya: Ariana Grande, Billie Eilish, Cardi B dan Miley Cyrus.


Taylor telah mencetak banyak rekor di tangga lagu Inggris, seperti yang dia lakukan di AS dan di seluruh dunia. Ia menjadi satu-satunya artis wanita di abad ke-21 yang mengumpulkan tujuh album studio No. 1 di tangga lagu Official U.K. Albums.

Official Charts Company juga melaporkan bahwa Swift adalah artis paling laris di Inggris Raya tahun 2021 hingga saat ini. Yang mana hal ini luar biasa bagi seorang artis yang berkarier selama 15 tahun.

Sebelum Taylor, beberapa musisi yang pernah menerima penghargaan ikon global sebelumnya antara lain Elton John, Robbie Williams dan David Bowie. Tahun ini ada Dua Lipa, Arlo Parks, Celeste, duo rap Young T dan Bugsey serta DJ sekaligus produser Joel Corry yang dinominasikan untuk tiga penghargaan.

Acara Brit Awards tahun ini akan dipandu oleh Jack Whitehall dengan melibatkan 4.000 penonton sebagai bagian dari skema percontohan acara langsung pemerintah.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts