Presiden Joko Widodo Ungkap Doa Sambut Wasiak Ditengah Pandemi COVID-19
Instagram/jokowi
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat Indonesia untuk tetap optimis meski bahaya pandemi COVID-19 masih mengancam. Dalam perayaan Wasiak tahun ini, Jokowi juga mengungkap doa positif untuk menghadapi masalah ditengah pandemi.

WowKeren - Presiden Joko Widodo mengunggah pesan bijak saat perayaan Waisak pada hari ini, 26 Mei. Lewat Instagram, Jokowi mengungkap keprihatinannya karena dunia masih diliputi situasi mencekam terkait pandemi COVID-19.

Namun Jokowi mengajak semua pihak untuk tetap optimis. Ia berdoa agar masyarakat di seluruh dunia mendapat kemudahan demi mengatasi masalah yang terjadi saat ini.

"Untuk saudara-saudaraku umat Buddha, Tri Suci Waisak pada hari ini tiba saat dunia masih dicengkeram pandemi," demikian pernyataan Presiden Joko Widodo. "Tapi kita semua percaya, selalu akan ada cahaya terang sesudah kegelapan, selalu ada kemudahan yang datang setelah kesulitan."


Ucapan dari Presiden Jokowi ini menuai dukungan dari banyak pihak. Tak sedikit yang menuliskan pesan optimis di unggahan tersebut.

"Selamat Hari Raya Trisuci Waisak 2565 BE/2021 Ayo perbanyak kebaikan, sucikan hati, dan pikiran. Semoga kita semua adalah orang-orang yang selalu berbahagia. Mari kita berdoa untuk kedamaian dan keselarasan bagi semua umat manusia pada hari yang baik ini.Tiada perlindungan yang aman di dunia ini, kecuali dhamma yang dipraktekkan dengan ketulusan hati. Sadhu sadhu sadhu," kata netter. "Selamat hari raya suci Waisak untuk saudara2 yang .merayakan nya," tutur yang lainnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta agar kepala daerah tetap waspada terkait penyebaran virus COVID-19. Jokowi berpesan agar kepala daerah tidak lengah dan harus memantau perkembangan pandemi dari waktu ke waktu.

"Jangan hilang kewaspadaan, jangan lengah, dan jangan tunggu chaos baru kita bertindak, terlambat," kata Jokowi saat memberi pengarahan kepada Forkopimda di seluruh Provinsi Riau seperti disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (20/5). "Begitu ada satu kasus positif di sebuah RW, langsung isolasi, karantina. Kalau (pasien bergejala) berat, tadi disampaikan Pak Menkes, bawa ke rumah sakit."

(wk/riaw)

You can share this post!

Related Posts