Pangeran Charles Akan Pangkas Pewaris Takhta, Archie Putra Meghan Markle Tak Dapat Gelar Pangeran
EPA
Selebriti

Archie Harrison putra Pangeran Harry dan Meghan Markle dikabarkan tak akan pernah berkesempatan menjadi Pangeran Kerajaan Inggris lantaran keputusan dari Pangeran Charles.

WowKeren - Baru-baru ini kabar mengejutkan kembali datang dari keluarga kerajaan Inggris. Prince of Wales, Pangeran Charles dilaporkan telah berencana untuk menyederhanakan susunan monarki keluarga kerajaan Inggris.

Kondisi itu dikabarkan membuat Archie Harrison putra pertama dari Meghan Markle dan Pangeran Harry tak akan menjadi Pangeran kerajaan Inggris. Keputusan itu terjadi usai mempertimbangkan fakta bahwa Pangeran Harry dan Meghan telah meninggalkan istana serta seluruh tugas sebagai bangsawan Inggris.

Yang mana, sebelumnya, Archie masuk dalam rencana dan dipastikan akan menjadi seorang Pangeran pasca Pangeran Charles mengambil ahli takhta Ratu Elizabeth II. Keputusan Pangeran Charles itu didasari dari sebuah teori yang mengklaim jika masyarakat sudah jenuh dengan takhta Monarki Inggris yang terus menerus dilanjutkan seiring dengan bertambahnya anggota kerajaan baru.

Atas keputusan yang menyatakan Archie tak akan mendapat gelar Pangeran, Duke and Duchess of Sussex kabarnya pun sempat sangar marah. Hal itulah lantas yang membuat Pangeran Harry dan Meghan mengeluarkan sejumlah pernyataan tak terduga mengenai keluarga kerajaan Inggris melalui wawancara secara eksklusif bersama Oprah Winfrey.


Jika pemangkasan pewaris takhta ini benar direalisasikan, maka hanya sejumlah keluarga inti saja yang akan mendapatkan hak serta serta perlakuan istimewa. Sehingga, keluarga kerajaan Inggris yang tak mewarisi takhta tidak akan lagi mendapatkan bantuan keuangan melalui Sovereign Grant dan perlindungan keamanan dari pihak kepolisian.

Saudara laki-laki Pangeran Charles yakni Pangeran Andrew kabarnya juga menyetujui keputusan tersebut. Pasalnya, Pangeran Andrew khawatir kedua putrinya yakni Putri Beatrice dan Putri Eugenie nantinya akan terancam bahaya lantaran tak mendapatkan perlindungan khusus sebagai bangsawan kerajaan.

Pangeran Charles sendiri memang telah lama berkeinginan untuk memiliki susunan Monarki yang sederhana bila dirinya menjadi Raja kelak. Bahkan Pangeran Charles sempat mengatakan bahwa garis takhta kerajaan Inggris mungkin saja akan segera runtuh.

"Charles tidak pernah merahasiakan fakta bahwa dia menginginkan Monarki yang ramping ketika dia menjadi Raja," terang sumber tersebut kepada Daily Mail. "Dia menyadari bahwa publik tidak ingin membayar untuk Monarki yang besar dan, seperti yang dia katakan, balkon di Istana Buckingham mungkin akan runtuh."

(wk/Sisi)

You can share this post!

Related Posts