Megawati Berduka Atas Meninggalnya Sang Adik, Jenazah Rachmawati Soekarnoputri Tak Disemayamkan
Nasional

Megawati Soekarnoputri begitu kehilangan atas kepergian sang adik. Apalagi Megawati dan Rachmawati Soekarnoputri tumbuh dan besar bersama-sama di Istana Negara.

WowKeren - Rachmawati Soekarnoputri mengembuskan napas terakhirnya di usia ke-70 pada Sabtu (3/7) di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat sekitar pukul 06.15 WIB. Berita kepergian Rachmawati sontak membuat seluruh keluarga besar Partai Gerindra kehilangan.

Tak hanya Partai Gerindra, keluarga besar Rachmawati tentu sangat terpukul dengan kepergian adik Megawati Soekarnoputri itu. Megawati begitu kehilangan. Apalagi ia tumbuh dan besar bersama-sama Rachmawati di Istana Negara.

"Ibu Megawati Soekarnoputri sangat berduka," ungkap Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam keterangannya. "Ibu Rachmawati adalah adik beliau, yang tumbuh dan sama-sama besar di Istana Negara."

Megawati dan Rachmawati kerap belajar menari bersama. Keduanya juga berjuang untuk meneladani keseluruhan pemikiran dan perjuangan ayah mereka, Presiden RI pertama Soekarno.

Saat mendengar sang adik tiada, Megawati langsung berkomunikasi dengan putra Rachmawati, Rommy Soearnoputro. Selain mengucapkan duka cita, Megawati juga memberikan doa terbaik bagi adiknya agar dilancarkan jalannya dan diampuni dosa-dosanya.


"PDI Perjuangan mengucapkan duka cita yang mendalam. Kami mendoakan Ibu Rachmawati dan partai memberikan penghormatan terbaik bagi almarhumah," tambah Hasto.

Menilik jejak politiknya, Megawati dan Rachmawati kerap berseberangan. Awal perbedaan sikap politik iut terjadi setelah Megawati memutuskan masuk PDI pada era Orde Baru. Saat Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) lengser pada 2001, Rachmawati pun berpihak kepada Gus Dur.

Rachmawati juga sempat marah besar kepada Megawati lantaran sang kakak mengeluarkan kebijakan release and discharge (surat keterangan lunas) bagi obligor Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Kebijakan itu dinilai paling banyak menyedot keuangan negara.

Sementara itu, mendiang Rachmawati diduga tertular virus Covid-19 saat menghadiri Haul Bung Karno sekitar Juni lalu. Saat itu ia mengikuti acara bersama sejumlah ajudannya.

Saat ini jenazah Rachmawati sedang dipersiapkan untuk langsung dibawa ke San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat. Jenazah tidak akan disemayamkan terlebih dahulu di kediamannya.

(wk/diah)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait