Kate Middleton Dikabarkan Tengah Isolasi Mandiri, Begini Kondisi Terkininya
Wikimedia Commons/Tom Soper Photography
Dunia
Pandemi Virus Corona

Sang Duchess of Cambridge harus membatalkan sejumlah agendanya dan menjalani isolasi mandiri setelah berkontak dengan pasien positif COVID-19. Lalu bagaimana kondisinya kini?

WowKeren - Kabar kurang menyenangkan datang dari Kerajaan Inggris. Pasalnya Duchess of Cambridge, Kate Middleton, dikabarkan tengah menjalani isolasi mandiri serta membatalkan semua janji kerjanya, demikian dilaporkan oleh kantornya pada Senin (5/7) waktu setempat.

Usut punya usut, langkah isolasi mandiri ini ditempuh karena Kate sempat berkontak dengan pasien positif COVID-19. "Pekan lalu, Duchess of Cambridge berkontak dengan seseorang yang baru-baru ini dinyatakan positif COVID-19," tutur Juru Bicara Istana Kensington, tempat Kate berdomisili bersama keluarganya, dikutip dari Today Online.

Lantas seperti apa kondisi istri dari Pangeran William tersebut? Adakah gejala yang dialami Kate di tengah masa isolasinya ini?

"Yang Mulia tidak merasakan gejala apapun," terang sang juru bicara. "Namun mengikuti semua peraturan pedoman dari pemerintah yaitu isolasi mandiri di rumah."


Kate memang mengikuti sejumlah agenda publik di tengah gencarnya infeksi COVID-19 di Britania Raya beberapa waktu belakangan. Salah satu yang sangat disoroti adalah agenda Kate yang menghadiri pertandingan tenis Wimbledon pada Jumat (2/7) pekan lalu.

Seharusnya, jika tidak menjalani isolasi mandiri, Kate dan Pangeran William menghadiri agenda untuk merayakan 73 tahun Badan Kesehatan Nasional Inggris. Namun akhirnya agenda tersebut batal Kate hadiri sementara Pangeran William tidak diwajibkan menjalani isolasi mandiri.

Di sisi lain, Inggris memang sempat menghadapi lonjakan besar kasus COVID-19 yang, sama seperti banyak negara lain, diakibatkan oleh virus Corona varian Delta. Namun Inggris pun berusaha mengentaskan krisis yang ada dengan mempercepat laju vaksinasi COVID-19.

Alhasil kini pemerintah Inggris sudah mulai percaya diri membentuk pedoman ketat hidup "berdampingan" dengan virus Corona. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson sendiri disebut siap mencabut pembatasan ketat per Senin (19/7) dan setelahnya memakai masker akan menjadi opsi alih-alih kewajiban bagi seluruh warga.

"(Namun) saya harus menekankan, pandemi belum berakhir dan kasus akan terus bertambah selama beberapa pekan ke depan," tegas Johnson dalam pernyataan resminya. "Selama kita belajar hidup berdampingan dengan virus, kita harus berhati-hati mengatur risiko COVID dan mengevaluasi semua keputusan yang kita buat."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts