Buntut Kasus Hak Konservatori, Mantan Manajer Britney Spears Akui Bersalah Dan Minta Maaf
Instagram/britneyspears
Selebriti

Mantan manajer akhirnya buka suara usai Britney Spears mengaku tersiksa dengan hak konservatori sang ayah. Mantan manajer Britney pun mengaku bersalah dan meminta maaf.

WowKeren - Kasus konservatori selebriti sekaligus penyanyi cantik Britney Spears terus berlanjut. Bahkan kini, Britney sudah diperbolehkan untuk memilih pengacaranya sendiri dalam memperjuangkan kebebasannya dari hak konservatori yang dimilikinya selama 13 tahun.

Seperti yang diketahui, Britney belum lama ini mengaku tersiksa dengan hak konservatori yang dipegang sang ayah, James Parnell Spears. Hal itu disampaikan Britney secara langsung dalam sidang virtual yang diadakan Pengadilan Los Angeles.

Terkait pengakuan tersebut, sejumlah rekan selebriti bahkan mantan kekasihnya, Justin Timberlake memberikan dukungan kepada ibu satu anak itu untuk terbabas dari hak konservatori. Terkait hal tersebut, mantan manajer Britney yakni Sam Lutfi turut buka suara.

Secara tiba-tiba, Sam mengeluarkan permintaan maaf kepada Britney lantaran tak pernah tahu bahwa perempuan berusia 39 tahun itu merasa tersiksa dengan hak konservatori yang dimilikinya. Hal itu disampaikan Sam melalui laman Twitter pribadinya pada Rabu (14/7).

Sam mengaku pilu dan merasa bersalah setelah mendengarkan rekaman hasil perbincangan Britney dan Pengadilan. Ia pun mengaku sama sekali tak keberatan bila nantinya Britney sangat membencinya.


"Hanya duduk di sini mendengarkan rekaman pengadilan itu, jika dia membenci saya setelah dia bebas, saya tidak akan menyalahkannya," akui Sam kepada publik.

Photo-INFO

Instagram

Sam kemudian mengakui jika dirinya sudah sangat mengecewakan Britney. Ia menyesal lantaran saat itu tak bisa benar-benar melindungi Britney. Sekali lagi, Sam pun meminta maaf atas semua kesedihan serta kesengsaraan yang dirasakan Britney selama ini.

""Saya mengecewakannya," tutur Sam. "Aku seharusnya melindunginya dari semua ini, aku mengecewakannya dan kami berdua membayar mahal untuk itu, bergandengan tangan.. Maafkan aku."

Sebelumnya, Sam juga pernah dituding mengontrol dan mengambil alih seluruh kehidupan pribadi Britney. Bahkan keuangan serta hak Britney yang lain seperti telah dikuasai Sam.

Tudingan kepada Sam itu pertama kali dikeluarkan oleh ibunda Britney, Lynne. Bahkan Lynne juga sempat mengklaim jika Sam telah menjauhkan Britney darinya serta keluarganya.

(wk/Sisi)

You can share this post!

Related Posts