Jepang Berencana Longgarkan Pembatasan di Seluruh Negeri Pada November Mendatang
Dunia
Pandemi Virus Corona

Sejumlah ahli prihatin, dengan pemerintah pusat membahas rencana untuk melonggarkan pembatasan sementara situasi belum terkendali maka justru dapat menyebabkan orang lengah.

WowKeren - Pemerintah Jepang berencana untuk melonggarkan pembatasan di seluruh negeri pada bulan November mendatang. Saat ini pemerintah tengah menyusun rencana untuk mengurangi pembatasan anti-virus di daerah-daerah di bawah keadaan darurat pada waktu itu, berharap bahwa vaksinasi akan tersebar luas pada saat itu.

Pejabat diharapkan membuat keputusan resmi pada pertemuan pusat pemerintah yang akan digelar hari ini, Kamis (9/9). Tentu saja, rencana ini juga tak luput dari kritikan.

Sejumlah ahli menyatakan keprihatinan. Sebab dengan pemerintah pusat membahas rencana untuk melonggarkan pembatasan sementara situasi infeksi belum terkendali maka justru dapat menyebabkan orang lengah. Mereka pun memperingatkan jika pemerintah pusat membuat keputusan terlalu dini, infeksi kemungkinan akan menyebar lagi.


"Saya khawatir dengan membuat pengumuman seperti itu pada saat ini akan berdampak buruk," kata Toshio Nakagawa, kepala Asosiasi Medis Jepang. "Pada pikiran orang dan melonggarkan praktik pengendalian infeksi mereka."

Nantinya di bawah rencana itu orang dan pelaku bisnis didorong untuk menggunakan sertifikat yang menunjukkan telah divaksinasi dua kali atau hasil tes negatif untuk virus corona baru. Pelanggan dengan bukti telah divaksinasi lengkap atau hasil PCR negatif akan diizinkan untuk mengadakan makan malam bersama.

Pembatasan penyajian alkohol dan permintaan untuk tutup lebih awal akan dilonggarkan untuk restoran di bawah keadaan darurat atau tindakan pra-darurat. Namun restoran harus sudah mendapat sertifikasi khusus. Pembatasan jumlah penonton pada acara berskala besar juga akan dilonggarkan, bahkan untuk daerah yang berada dalam keadaan darurat atau pra-darurat. Namun untuk ini, penyelenggara harus dapat melacak rute infeksi dengan menggunakan sistem kode QR.

Pembatasan semacam itu akan sepenuhnya dicabut di daerah-daerah yang tidak dalam keadaan darurat atau tindakan pra-darurat. Pemerintah pusat diperkirakan akan melakukan uji coba demonstrasi sebelum pelonggaran penuh pembatasan dimulai sekitar November. Rancangan itu juga mengatakan perlu untuk memperketat aturan jika situasi infeksi memburuk dan jenis baru COVID-19 menyebar dengan cepat hingga membanjiri sistem perawatan kesehatan.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts