Kunto Aji Belajar Komunikasi dengan Tuhan Lewat Tahajud, Ternyata Ada 2 Lagu yang Bawa Ajaran Islam
Instagram/kuntoajiw
Musik

Kunto Aji menceritakan bagaimana caranya berkomunikasi dengan Tuhan lewat salat tahajud. Atas pengalaman itu, ada 2 lagunya yang memuat ajaran Islam berupa hal ini.

WowKeren - Kunto Aji baru-baru ini menjadi tamu Daniel Mananta di segmen "Daniel Tetangga Kamu" untuk menceritakan tentang kisah hidupnya. Dalam kesempatan tersebut, terungkap ada dua lagu dari album "Mantra Mantra" miliknya yang memuat ajaran Islam.

Sebelum membahas tentang lagu itu, Kunto Aji membicarakan tentang latar belakang keluarganya. Meskipun lahir dan tumbuh di tengah keluarga muslim, ia tidak pernah dipaksa untuk beribadah tetapi tetap diarahkan berdoa. Dari sanalah ia belajar untuk mengembangkan spiritualitasnya.

Sebagai remaja yang oportunis, versi remaja Kunto Aji memilih berdoa di waktu paling baik yakni di sepertiga malam atau salat tahajud. Ketika ia melakukan tahajud dan berdzikir, Kunto Aji merasakan bahwa ritual ibadah itu tidak jauh berbeda dengan meditasi. Sehingga dari sana ia menyimpulkan bahwa penting untuk menjaga hubungan dengan Allah lewat doa dan dzikir.

"Jadi gue ngerasa hubungan vertikal gue (kepada Tuhan) kayak... gue bisa ngobrol apa aja sama Dia. Itu yang gue syukuri ya sampai sekarang. Jadi gue merasa apa yang gue lakukan itu bukan sekadar ritual, tapi emang komunikasi," kata Kunto Aji dalam video yang tayang pada Rabu (1/12).


Menurut Kunto Aji, spiritualitas seseorang ditentukan lewat hubungan vertikal dan horizontal. Maksudnya adalah, memelihara komunikasi dengan Tuhan dan juga dengan sesama manusia. Atas pengalamannya berdoa, Kunto Aji menuangkan pemahamannya tentang ajaran islam lewat dua lagu di album "Mantra Mantra".

"Spiritual itu apa ya buat gue emang harusnya kita vertikal dan horizontal, ada ke atasnya ada ke sampingnya. Ketika kita ke atas, kita itu sendirian dan itu ada di sekali lagi ada di album 'Mantra-mantra'. Lagu 'Sulung' dan lagu 'Bungsu'. Lagu 'Sulung' itu hablum minallah, dan lagu 'Bungsu' hablum minannas," terang Kunto Aji.

Kemudian Kunto Aji menjelaskan bahwa lirik yang dulang-ulang dalam lagu "Sulung" terinspirasi dari dzikir. Pesan dalam lagu itu untuk merelakan apa yang tidak seharusnya untuk pendengar.

"Itu juga terinspirasi dari dzikir sebenernya, sesuatu yang berulang-ulang akhirnya masuk ke alam bawah sadar. Karena gue ngerasa ketika gue nyanyiin itu bener-bener masuk banget... itu bisa bikin gue release gitu. Dan pendengar gue alhamdulillah bisa ngerasain itu," paparnya.

Terakhir, apa yang membedakan lirik di kedua lagu tersebut adalah bagian akhir. Kunto Aji membuat lirik "Sulung" yang berbunyi "yang sebaiknya kau jaga adalah dirimu sendiri" di mana artinya adalah agar orang bisa menjaga diri agar tetap dekat dengan Tuhan. Sedangkan dalam lagu "Bungsu", ia memperluas jangkauan sudut pandang pada apapun di sekitarnya sambil tetap berpegang pada Tuhan.

"Jadi album ini sebenarnya buat gue spiritual banget. Sangat spiritual. Ada banyak hal yang gue ngerasa ilmu gue cetek banget, tapi ikatan gue sama Yang DI Atas itu tidak bisa diganggu," tutup Kunto Aji.

(wk/inta)

You can share this post!

Related Posts