Sandra Bullock Akui Masih Trauma Rumahnya Dibobol Maling, Ungkap Sempat Sembunyi Di Dalam Lemari
Facebook
Selebriti

Sandra Bullock akui masih trauma dan ketakutan usai tujuh tahun yang lalu kediamannya dibobol maling dan ia berada di dalam rumah seorang diri. Ia bahkan sampai melakukan terapi untuk menghilangkan traumanya.

WowKeren - Aktris cantik Sandra Bullock kembali membuka cerita soal peristiwa mengerikan yang terjadi pada 2014 silam. Yang mana, itu membuat Sandra trauma dan ketakutan hingga saat ini.

Seperti yang diketahui, tujuh tahun yang lalu kediaman Sandra berlokasi di California, Los Angeles, sempat dibobol maling. Semakin mengerikan lantaran Sandra berada di dalam rumah tersebut seorang diri.

Cerita itu lantas kembali dibuka Sandra saat menjadi bintang tamu dalam program acara Red Table Talk yang dipandu Willow Smith dan Jada Pinkett Smith.

Saking takutnya, Sandra sampai tak berani keluar dan hanya berusaha bersembunyi di dalam lemari kamarnya. Ia bahkan sempat berpikir jika sesuatu yang buruk akan terjadi kepadanya.

"Rumah saya dibobol ketika saya berada di dalamnya," ungkap Sandra. "Saya di lemari mengatakan, 'Ini tidak berakhir dengan baik'."

Peristiwa itu diakui Sandra mengubah pola pikir dan kebiasaannya. Ia mengaku hampir tak pernah berada di rumah atau di luar sendiri semenjak kejadian mengerikan menimpanya.



"Saya tidak sama setelah itu, Saya tidak mau sendirian sejak hari itu terjadi," terang Sandra.

Alhasil, Sandra pun sampai mengikuti terapis dan berbagai pengobatan untuk menyembuhkan rasa traumanya. Ia pun memilih terapi bernama EMDR yang diklaim Sandra mampu untuk memulihkan kesehatan mentalnya.

"Pembobolan terjadi dan saya menemukan sesuatu yang disebut terapi EMDR, yang paling menyembuhkan," beber Sandra.

EMDR merupakan psikoterapi yang digunakan untuk mengatasi gejala gangguan stres pasca trauma. Ia bersyukur sesuatu buruk tak terjadi pada dirinya saat pembobolan berlangsung.

Sandra menyadari jika ia kerap menempatkan dirinya sendiri dalam situasi tidak aman. Itu mengapa, Sandra kerap menyalahkan dirinya sendiri.

"Saya menyadari bahwa saya sering mengelilingi diri saya dengan orang-orang dan situasi yang tidak aman dan telah menempatkan diri saya di sana," pungkas Sandra. "Saya tidak memiliki orang lain untuk disalahkan kecuali diri saya sendiri."

(wk/Sisi)


You can share this post!


Related Posts