Get Healthy : Coach Diet Ini Buka-Bukaan Rahasia Tubuh Tetap Bugar Meski Super Sibuk!
/Dokumentasi Coach Afri
Health
Get Healthy

Meski aktivitasnya padat dan sangat sibuk, Afriyani Silitonga berhasil membuktikan bahwa ia tetap tampil sehat dan bugar. Apa saja tipsnya? Intip tips bugar meski super sibuk ala Afri berikut ini.

WowKeren - Memiliki tubuh sehat dan bugar adalah dambaan bagi semua orang. Namun, untuk mencapainya tentu bukan hal yang mudah. Apalagi jika memiliki aktivitas sehari-hari yang super sibuk. Meski demikian, tidak sedikit orang berhasil mencapai tubuh bugar di tengah aktivitas yang padat. Salah satunya adalah Afriyani Silitonga. Pelatih diet berusia 42 tahun ini sukses menjaga tubuhnya tetap bugar di tengah aktivitasnya yang sangat padat.

Sebelum dikenal sebagai pelatih diet, wanita yang akrab disapa Afri ini sempat menjadi pejuang diet. Saat itu, ia mengalami masa pemulihan pasca operasi caesar yang cukup lama. Ia bahkan tidak bisa bangun dari tempat tidurnya. Keadaan ini dipicu karena ia memiliki carrier hepatitis dan riwayat diabetes. Berat badannya pun naik sampai di angka 75 kg.

Saat anak mulai tumbuh besar, aktivitas Afri pun kian sibuk. Ditambah, ia juga masih harus bekerja. Dua hal ini akhirnya memicu Afri mengalami stres tingkat tinggi. Saking stresnya, ia bahkan mengaku sampai depresi dan hampir menghilangkan nyawanya sendiri.




Photo-INFO

Tiktok/coachafri


Saat itulah, titik balik kehidupan Afri dimulai. Ia perlahan mulai menata mindset dan mengatur pola hidupnya kembali. Dalam prosesnya, ia bertemu dengan komunitas diet bernama FCO yang memberinya dukungan mental. Sejak saat itu depresinya pun berangsur pulih, Afri kini merasa lebih bugar dan bahagia. Ia juga sukses menurunkan berat badannya menjadi 57 kg.

Kepada WowKeren untuk rubrik Get Healthy, Afri membeberkan rahasia agar tubuh tetap bugar meski aktivitas cukup padat. Penasaran apa saja? Simak penuturan Afri berikut ini.

(wk/yoan)

1. Pastikan Prioritas Utama Adalah Hidup Sehat


Pastikan Prioritas Utama Adalah Hidup Sehat
Instagram/coachafri

Jika ingin memiliki tubuh bugar, tujuan yang harus diprioritaskan adalah hidup sehat. Dengan hidup sehat, kualitas hidup seseorang akan meningkat. Itulah alasan utama Afri memulai hidup sehat.

"Biasanya yang disiplin dan sukses, (itu) karena punya alasan kuat. Tanpa alasan yang kuat, dia tidak bisa menentukan prioritasnya," jelas Afri. "Temukan alasan kenapa kamu harus sehat. Sepanjang kamu enggak punya alasan kuat, kamu akan terus beralasan. Tapi ketika kamu punya alasan yang kuat untuk sehat, kamu akan melakukan (gaya hidup sehat) setiap hari."

Mempunyai prioritas hidup sehat dapat membantu mengendalikan suasana hati. Suasana hati yang bagus akan berpengaruh pada perkembangan karier serta hubungan sosial. Hal ini yang membuat seseorang menjadi terlihat lebih bahagia dan bugar.

2. Tetap Jaga Pola Makan


Tetap Jaga Pola Makan
/Dokumentasi Coach Afri

Seseorang wajib menjaga pola makan jika ingin tetap bugar. Hal ini dapat dilakukan dengan mengatur waktu sarapan, makan siang, hingga makan malam. Cara tersebut dilakukan untuk mengontrol nafsu makan sehingga mengurangi hasrat memakan camilan tidak sehat.

"Ada juga yang enggak sarapan (tapi) makan camilan sampai jam 12 siang atau enggak sarapan tapi siang makannya kalap, banyak," ujar Afri. "Makan itu sedikit-sedikit saja, yang penting sesuai dengan kebutuhan. Orang berpikir sarapan itu harus kenyang. (Padahal) enggak. Cukup protein dan karbohidrat."

Meski aktivitasnya padat, Afri masih menyisihkan waktu untuk menyiapkan sarapan bagi keluarganya. Ia juga sempat membimbing sang anak untuk menurunkan berat badan. Secara tidak langsung, Afri berhasil menurunkan pola hidup sehat kepada keluarganya.

3. Jangan Lupa Mencukupi Kebutuhan Nutrisi


Jangan Lupa Mencukupi Kebutuhan Nutrisi
pexels/Olya Kobruseva

Banyak orang berhasil mengatur pola makan namun tidak memenuhi kebutuhan nutrisi. Akibatnya, stamina tubuh hilang dan lemas karena kurang asupan protein serta vitamin. Biasanya, kondisi ini sering terjadi kepada seseorang yang sedang menjalankan diet.

"Orang defisit kalori sudah pasti defisit nutrisi. Makanya, kita perlu suplemen tambahan. Karena kalau kita mengejar nutrisi harian, itu nanti surplus kalori. Akhirnya makan kekenyangan dan malas olahraga," papar Afri.

Kebutuhan nutrisi yang cukup dapat membuat rambut lebih sehat serta kulit lebih cerah dan kencang. Karena itu, Afri biasanya menjadwalkan dua minggu sekali untuk memasak tiga macam jenis protein. Ditambah, ia juga mengonsumsi suplemen nutrisi untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisinya. Tidak lupa, kebutuhan mineral tetap harus dicukupi dengan rutin mengonsumsi air putih.

"Asupan nutrisi harus benar-benar seimbang antara makro dan mikro. Makro ada protein, karbohidrat, dan lemak," sambung Afri. "Lalu nutrisi mikronya ada serat, vitamin, dan mineral. Ini package yang harus dipenuhi supaya tubuh komplit (bugar)."

4. Sisihkan Waktu Minimal Tujuh Menit untuk Olahraga


Sisihkan Waktu Minimal Tujuh Menit untuk Olahraga
Instagram/coachafri

Kunci tubuh bugar adalah rutin berolahraga. Meski demikian, masih banyak orang yang merasa malas karena menganggap olahraga melelahkan dan butuh waktu lama. Padahal, olahraga tidak perlu terlalu lama. Jika aktivitas padat, Afri hanya melakukannya selama tujuh menit dengan bantuan aplikasi workout di ponsel.

"Tapi kalau mau sehat dan bugar, ya harus olahraga. Karena olahraga itu mengubah mood," ungkap Afri. "Kalau orang suka olahraga dan makan benar, dia (terlihat) happy, senyum terus, jalan juga cepat, lincah, dan kreatif. Kalau orang bugar kelihatan dari situ."

Olahraga pagi menjadi favorit Afri karena dapat meningkatkan intensitas kerja jantung. Setelah berolahraga, ia biasanya melanjutkan dengan sarapan, mandi, kemudian berangkat kerja. Baginya, olahraga tidak perlu sampai berkeringat banyak. Cukup lakukan sesuai kemampuan.

"Memang memulainya malas. Tapi ketika kita sudah mulai olahraga, tadi niat cuma tujuh menit saja, malah bablas," lanjut Afri. "Tapi, kalau saya ada waktu, saya mulai dengan berjalan kaki ke pasar, minimal 3 km. Tapi sekarang, sudah mulai musim hujan, akhirnya saya beli treadmill supaya bisa treadmill di rumah selama 30 menit. Lalu, saya juga punya mini gym."

5. Jaga Pola Tidur dengan Istirahat Cukup


Jaga Pola Tidur dengan Istirahat Cukup
pexels/Burst

Pola makan, pola olahraga, pola sosial, pola pikir dan pola tidur pada dasarnya adalah satu paket yang tidak bisa dipisahkan. Menjaga pola tidur juga turut berperan untuk meningkatkan produktivitas dan kebugaran tubuh.

"Saya yakin penyakit itu 70% dari sini (pola pikir), dari dalam diri. (Sedangkan) kebiasaan gaya hidup itu 30%," jelas Afri. "Kalau kita terlalu stres, punya pola hidup yang tidak sehat, tidur terlalu malam, efek penyakitnya itu macam-macam."

Untuk menghindari efek jangka panjang yang tidak diinginkan, segera atur pola tidur mulai sekarang. Hal ini bisa diawali dengan cara sederhana seperti tidak tidur terlalu malam sehingga membantu bangun lebih awal.

"Sebelum tidur malam, pikirkan apa saja yang mau dikerjakan besok. (Rencanakan) juga mau bangun jam berapa," sambung Afri. "Saya terbiasa bangun pagi. Jam lima atau paling lambat jam enam saya sudah bangun mau tidur semalam apapun."

6. Lakukan Konsisten Selama 21 Hari Tanpa Jeda


Lakukan Konsisten Selama 21 Hari Tanpa Jeda
Instagram/coachafri

Membiasakan kebiasaan baru memang tidak mudah. Apalagi jika kebiasaan bertolak belakang dengan apa yang dilakukan. Meski demikian, jika sudah memiliki tujuan yang kuat maka tidak mustahil kebiasaan baru akan mudah diterapkan.

Menurut Afri, melatih kebiasaan hidup sehat bisa dilakukan rutin selama 21 hari. Hal ini berlaku untuk kebiasaan makan, tidur, bahkan olahraga. Rutin melakukannya selama 21 hari tanpa jeda akan membantu tubuh terbiasa dengan kebiasaan baru.

"Untuk melatih sebuah kebiasaan, kita harus mengulang kebiasaan baru itu berulang-ulang selama 21 hari. Karena ibu dari kesuksesan adalah pengulangan," ungkap Afri. "Kita bukan bersaing dengan orang lain, tapi kita bersaing dengan diri kita sendiri untuk menciptakan kebiasaan baru. Melawan diri sendiri dari kemalasan."

Setelah berhasil melewati 21 hari, lanjutkan dengan melakukannya selama 90 hari. Cara ini dilakukan supaya tubuh mulai nyaman dengan kebiasaan baru. Selain itu, keadaan ini membuat seseorang berlatih konsisten.

7. Dapatkan Dukungan dari Komunitas yang Tepat


Dapatkan Dukungan dari Komunitas yang Tepat
/Dokumentasi Coach Afri

Awalnya, Afri sulit untuk membiasakan hidup sehat. Namun, setelah ia bergabung bersama komunitas diet FCO, perlahan ia bisa menerapkannya. Dalam komunitas diet ini, para anggota memungkinkan untuk saling berbagi dan menyemangati satu sama lain. Berkat dukungan inilah, kondisi mental Afri pun berangsur membaik.

"Orang langsing belum tentu sehat kalau gaya hidupnya masih tidur malam dan tingkat stres tinggi. Di situ kita tahu, ternyata masalahnya bukan semata-mata karena makan, tapi lebih ke support komunitas, mental health," lanjut Afri. "Kita tergantung siapa 5-10 orang di dekat kita. Kalau kita gaulnya sama orang suka makan, kita akan jadi seperti itu. Berbeda dengan kita berada di komunitas yang tepat."

Saat ini, Afri ingin menginspirasi lebih banyak orang untuk hidup sehat dan bugar. Ia sering berbagi edukasi dan ilmu sederhana mengenai diet di media sosial. Dengan berbagi, Afri memiliki alasan untuk tetap bugar dan bahagia.

You can share this post!