Jenita Janet Geregetan Bahas Pelakor, Singgung Soal Harga Diri Perempuan
Instagram/jenitajanet
Selebriti

Jenita Janet mengungkap keresahan yang ia rasakan terhadap fenomena pelakor. Lantas, apakah suami Jenita Janet juga pernah menjadi korban rayuan para perempuan penggoda?

WowKeren - Jenita Janet kini tampaknya memiliki kehidupan bahagia bak ratu setelah menikah dengan Danu Sofwan. Pasalnya, Danu Sofwan tampaknya sangat menyayangi sang istri dan tak segan memberikan berbagai hal untuk Jenita Janet. Tapi tampaknya rumah tangga Jenita Janet dan Danu Sofwan juga tak luput dari cobaan wanita penggoda.

Hal itu terungkap lewat pernyataan Jenita Janet baru-baru ini. Dalam kesempatan itu, Jenita Janet mengungkapkan rasa kecewa pada para wanita yang tega menggoda para pria beristri. Sebagai sesama perempuan, Jenita pun sangat menyayangkan dengan adanya fenomena wanita penggoda atau yang kini dikenal dengan istilah pelakor.

"Sampai detik ini tu ada ya perempuan-perempuan yang masih cari kesempatan menggoda laki-laki, apalagi itu suami orang lain lo ya. Saya syok aja, karena saya juga perempuan gitu lo," ungkap Jenita Janet sedikit emosi.

Jenita Janet merasa perbuatan pelakor seolah mencoreng harga diri mereka sebagai seorang perempuan. Apalagi perbuatan tersebut kerap dilakukan dengan modus mendapat harta atau kenyamanan hidup dari sang pria beristri.



Kok ada perempuan yang menggadaikan harga dirinya merayu suami orang hanya demi harta atau engga hanya demi sesuatu yang mungkin orang itu lihatnya, 'Wah enak banget ya jadi Jenita Janet, disayang suami, dibeliin ini itu'," beber Jenita Janet.

Jenita janet pun mengingatkan bahwa perhatian dan kasih sayang suami yang kini ia dapat tak diraih dengan cuma-cuma. Pasti ada timbal balik dari sikap bucin sang suami pada Jenita Janet.

"Heloo, perempuan tidak semudah itu lo untuk mendapat perhatian suami, kasih sayang, sampai suami bisa ngasih ini itu. Semua itu ada treatment-nya," tegas penyanyi dangdut tersebut.

Jenita pun menyebut bahwa kasih sayang suami yang ia dapat ialah hasil dari kebaikannya pada suami selama ini. "Suami nggak akan mungkin berusaha mengasihi kita, membahagiakan kita kalau kitanya nggak baik, itu nggak mungkin," pungkas wanita kelahiran Bandung 34 tahun silam tersebut.

(wk/Amel)


You can share this post!


Related Posts