Meghan Markle Tak Terima Dituding Penyiar BBC Sesatkan Pengadilan
Selebriti

Meghan Markle mendadak dituding penyiar BBC telah sesatkan pengadilan. Tak terima, Meghan pun protes dan menempuh jalur ini untuk membersihkan nama baiknya.

WowKeren - Selebriti sekaligus pasangan bangsawan Inggris Meghan Markle kembali menyita perhatian publik. Pasalnya, Meghan kembali menunjukkan aksi protesnya usai dituding menyesatkan pengadilan.

Hal itu bermula lantaran penyiar BBC menyebut Meghan telah mengubah pengakuannya soal keterlibatannya dalam pembuatan buku biografi "Finding Freedom" karya penulis Omid Scoobie dan Carolyn Durand. Yang mana, Meghan sebelumnya mengaku tak tahu menahu tentang buku tersebut dan sama sekali tidak terlibat atas semua isi yang tertulis di dalamnya.

Amol Rajan presenter film dokumenter BBC "The Princess and The Press" kemudian mengatakan jika Meghan telah mengakui bahwa dirinya mengizinkan mantan staf humasnya, Jason Knauf untuk berkontribusi dalam pembuatan buku "Finding Freedom". Itu mengapa, Meghan dikatakan telah meminta maaf lantaran telah menyesatkan pengadilan.

"Awalnya Meghan Markle mengatakan dia tidak membantu Scobie dengan buku itu. Dia meminta maaf karena menyesatkan pengadilan dalam hal ini," ujar Amol Rajan dalam acara tersebut.


Tak lama, perwakilan hukum Meghan Markle pun meminta agar pihak BBC mengoreksi perkataan Amol Rajan. Penyiar itu kemudian kembali muncul untuk mengklarifikasi semua ucapannya sesuai yang telah diminta Meghan.

'Duchess of Sussex telah meminta kami untuk mengklarifikasi bahwa 'dia meminta maaf kepada pengadilan karena tidak mengingat pertukaran email dengan mantan sekretaris komunikasinya, Jason Knauf', dalam buktinya dan mengatakan bahwa dia tidak memiliki niat untuk menyesatkan pengadilan," klarifikasi Amol Rajan.

Sementara itu, hubungan Meghan dan Pangeran Harry dengan keluarga kerajaan Inggris memang tak sepenuhnya berjalan baik-baik saja. Renggangnya hubungan di antara kedua belah pihak terjadi sejak Meghan dan Pangeran Harry memutuskan untuk meninggalkan Inggris lalu menetap di Amerika.

Ditambah lagi, Pangeran Harry dan Meghan beberapa kali melakukan wawancara yang dinilai sangat menjatuhkan nama baik keluarga kerajaan Inggris. Pasalnya, pihak keluarga kerajaan Inggris ramai mendapat kecaman publik usai beberapa wawancara Meghan dan Pangeran Harry tersebut.

(wk/Sisi)


You can share this post!


Related Posts