Instagram Mulai Uji Coba Fitur Baru yang Memungkinkan Kreator Tarik Biaya Langganan ke Fans
pixabay.com/Ilustrasi/Memed_Nurrohmad
Dunia

Instagram akan memungkinkan beberapa pembuat konten di Amerika Serikat membebankan biaya berlangganan kepada penggemar yang ingin mendapatkan akses ke konten khusus.

WowKeren - Instagram terus berinovasi untuk meningkatkan layanan yang diberikan kepada para penggunanya. Baru-baru ini, platform media sosial tersebut melakukan uji coba fitur baru mereka.

Instagram akan memungkinkan beberapa pembuat konten di Amerika Serikat membebankan biaya berlangganan kepada penggemar. Fitur baru ini akan memungkinkan pengguna populer untuk mencoba-coba cara menghasilkan uang secara tetap ketika platform itu bersaing dengan yang lain untuk mendapatkan bintang online.

Kepala Instagram Adam Mosseri mengatakan dalam sebuah video yang diposting di Twitter bahwa fitur berlangganan ini diperuntukkan bagi kreator. Dengan menarik biaya berlangganan maka mereka bisa mendapatkan penghasilan. Harga langganan Instagram berkisar dari 0,99 hingga 99,99 dolar AS (14.000-1,43 juta rupiah) dengan berbagai opsi masing-masing.

"Langganan adalah untuk pembuat konten," kata Mosseri. "Kreator melakukan apa yang mereka lakukan untuk mencari nafkah dan yang penting dapat diprediksi."


"Berlangganan adalah salah satu cara terbaik untuk mendapatkan penghasilan yang dapat diprediksi," lanjutnya. "Yang mana ini merupakan cara yang tidak terkait dengan seberapa banyak jangkauan yang Anda dapatkan pada postingan tertentu, yang pasti akan naik dan turun seiring waktu."

Mosseri mengatakan bahwa uji coba kali ini akan diikuti oleh sejumlah kecil pembuat konten Instagram di Amerika Serikat. Adapun uji coba langganan tersebut akan dilakukan pekan ini. Nantinya, pembuat konten yang terpilih bisa menjual subskripsi mereka kepada penggemar yang ingin mendapatkan akses untuk konten eksklusif, termasuk streaming langsung.

"Seiring waktu, kami berharap dapat memperluas fitur ini," kata Mosseri. "Karena penting bahwa langganan terintegrasi di seluruh pengalaman Instagram."

Instagram percaya bahwa pembuat konten harus "memiliki hubungan mereka dengan pelanggan". Dengan begitu, mereka juga berupaya agar dapat membawa daftar penggemar yang membayar ke aplikasi yang dibuat oleh perusahaan lain, tambah Mosseri.

(wk/zodi)


You can share this post!