Spanyol Keluarkan Peringatan Nasional Terkait Kemungkinan Wabah Cacar Monyet
Shutterstock
Dunia
Wabah Cacar Monyet

Di Portugal, lima kasus telah dikonfirmasi. Otoritas kesehatan juga tengah menyelidiki 15 kasus dugaan lainnya. Sedangkan di Inggris, tujuh kasus telah dikonfirmasi sejak Mei.

WowKeren - Pejabat kesehatan Spanyol pada Rabu (18/5) telah mengeluarkan peringatan nasional terkait kemungkinan wabah cacar monyet. Peringatan ini dibuat setelah 23 orang dilaporkan menujukan gejala virus.

Kementerian kesehatan mengatakan peringatan nasional dikeluarkan untuk menjamin tanggapan yang cepat, terkoordinasi, dan tepat waktu. Kasus-kasus baru di wilayah Madrid sedang dianalisis oleh Pusat Mikrobiologi Nasional Spanyol dan belum dikonfirmasi.

Cacar monyet pada umumnya tidak menyebar secara signifikan. Namun tetap saja, hal itu tidak dapat dikesampingkan. Hal itu sebagaimana dikatakan oleh Fernando Simon, seorang ahli epidemiologi yang bertanggung jawab atas pusat darurat kesehatan Spanyol.

Di negara lain seperti Portugal, lima kasus telah dikonfirmasi. Otoritas kesehatan juga tengah menyelidiki 15 kasus dugaan lainnya. Sedangkan di Inggris, tujuh kasus telah dikonfirmasi sejak Mei.



Sementara itu terkait cacar monyet, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS gejala awalnya biasanya mencakup demam, sakit kepala, kelelahan dan kedinginan, dengan ruam dan lesi wajah yang berkembang beberapa hari kemudian dan menyebar ke bagian tubuh lainnya. Cacar monyet juga dapat ditularkan dari hewan ke manusia melalui gigitan, cakaran dan kontak langsung melalui cairan tubuh atau luka, menurut CDC.

Hingga kini, masih belum diketahui ada obat yang bisa menyembuhkan cacar monyet. Kendati demikian, kebanyakan orang bisa sembuh sendiri dari virus dalam beberapa minggu dengan bantuan kekebalan tubuh yang dimiliki. Cacar monyet lebih umum di Afrika, di mana satu dari 10 orang meninggal setelah tertular virus.

Departemen kesehatan Madrid mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa cacar monyet menyebar melalui transmisi pernapasan pada umumnya. Namun untuk 23 kasus yang dilaporkan sebelumnya, diduga penularan berasal dari lendir melalui hubungan seksual.

"Secara umum, monkeypox menyebar melalui transmisi pernapasan," kata Depkes. "Tetapi karakteristik dari 23 kasus yang dicurigai mengarah pada penularan melalui lendir selama hubungan seksual."

"Delapan kasus yang dicurigai di Madrid adalah di antara laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki," lanjutnya. "Mereka diisolasi di rumah, tetapi mereka tetap diawasi jika mereka memerlukan perawatan di rumah sakit."

(wk/zodi)


You can share this post!


Related Posts