Thailand Saring Ketat Turis dari Negara Tertentu Cegah Cacar Monyet
pixabay.com/PTLlab
Dunia
Wabah Cacar Monyet

Nantinya, wisatawan harus mengisi kartu pernyataan kesehatan yang akan ditunjukkan pada saat kedatangan. Kartu tersebut juga akan memiliki kode QR yang perlu dipindai.

WowKeren - Thailand mengambil langkah ketat untuk mengantisipasi penyebaran wabah cacar monyet yang kini telah dideteksi di belasan negara. Departemen Pengendalian Penyakit (DDC) akan menyaring pengunjung yang bepergian dari negara-negara di mana cacar monyet ditemukan, setelah sebelumnya mendesak warganya untuk tidak mengonsumsi daging hewan liar.

Nantinya, wisatawan harus mengisi kartu pernyataan kesehatan yang akan ditunjukkan pada saat kedatangan. Kartu tersebut juga akan memiliki kode QR yang perlu dipindai sehingga wisatawan yang masuk dapat diberikan informasi tentang gejala dan melaporkannya setelah tiba. Mereka kemudian dapat diberi tahu ke mana harus mendapatkan bantuan medis.

Sebelumnya, DDC telah mendirikan pusat operasi darurat (EOC) untuk memantau penyebaran virus dan meminta pejabat imigrasi untuk waspada terhadap pengunjung dari sejumlah negara. Beberapa di antaranya adalah Afrika Tengah dan Barat, Inggris, Spanyol dan Portugal, di mana virus telah terdeteksi.


Setiap pengunjung yang tampaknya memiliki gejala potensial akan dirawat di rumah sakit untuk tes. Dr Chakkarat Pitayawonganon, direktur divisi epidemiologi departemen, mengatakan bahwa EOC akan membantu menyaring wisatawan yang masuk yang mungkin berisiko tertular virus setelah bepergian ke negara-negara dengan wabah.

Selama masa inkubasi, orang yang terinfeksi mungkin tidak menunjukkan gejala yang terlihat sebagaimana dijelaskan oleh Chakkarat, hingga kemudian akan muncul ruam dan bintik-bintik yang berubah menjadi lecet dan kemudian koreng. Gejala pertama termasuk demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, sakit punggung, pembengkakan kelenjar, kedinginan dan kelelahan.

Para pengunjung mungkin lolos penyaringan di lembaga imigrasi dan memasuki negara itu. Namun, para pejabat akan mencermati penumpang dari negara-negara yang memiliki wabah. Pendatang harus mengisi kartu pernyataan kesehatan sebelum tiba untuk diperiksa. Kartu itu akan memberikan pertanyaan tentang kemungkinan gejala.

Chakkarat menjelaskan bahwa virus cacar monyet telah ada di Afrika selama bertahun-tahun. Namun akhir-akhir ini para pelancong membawa virus tersebut ke Eropa sehingga infeksi kemungkinan akan menyebar dari sana. Cacar monyet menyebabkan gejala yang mirip dengan cacar meskipun seringkali tidak terlalu parah.

(wk/zodi)


You can share this post!

Related Posts