Jadi Antagonis Di 'Roda-Roda Gila', Erdin Werdrayana Benarkan Sering Kelewat Emosi Ke Junior Roberts
Instagram/erdin.werdrayana
TV

Erdin Werdrayana bicara soal kesulitan beradu akting dengan Junior Roberts dalam sinetron 'Roda-Roda Gila'. Erdin bahkan mengaku kerap kelewat emosi di tengah syuting bersama Junior.

WowKeren - Aktor asal Bali Erdin Werdrayana makin dikenal berkat kesuksesannya membintangi sejumlah sinetron. Salah satunya, peran Erdin dalam sinetron terbaru SCTV "Roda-Roda Gila". Dalam sinetron tersebut, Erdin memerankan karakter bernama Nando.

Nando diceritakan sebagai salah satu tokoh antagonis yang memiliki peran cukup penting. Erdin beradu akting dengan aktor dan aktris berbakat, Junior Roberts (Elvano), Callista Arum (Mika), dan Esta Pramanita (Isyana).

Serial "Roda-Roda Gila" tayang setiap hari mulai pukul 15.30 WIB. Erdin selaku tokoh antagonis pun belum lama ini mengungkap kesulitan yang ia alami saat pertama kali beradu akting dengan Junior Roberts.

Pengakuan menarik Erdin itu dibagikan melalui wawancara eksklusif pemain "Roda-Roda Gila" melalui Zoom Online yang dihadiri WowKeren, Jumat (1/7). Dalam kesempatan itu, Erdin mengaku tak kesulitan beradu akting dengan Junior.

Pasalnya, Erdin mengaku memiliki teknik khusus dalam berakting. Meski memiliki perbedaan teknik dalam berakting, hal itu tak mempersulit chemistry Erdin dan Junior di sinetron "Roda-Roda Gila".


"Gue beradu akting dengan Junior ya, gampang-gampang aja. Karena mungkin gue dikasih waktu buat ngertiin karakter gue apa dan biarin karakter gue masuk dalam diri gue," kata Erdin. Dan itu mungkin ya buat gue dan Junior, walaupun kita beda teknik jadinya tetep jadi satu."

Lebih detail, Erdin menjelaskan perbedaan teknik aktingya dengan Junior. Ia menyebut Junior adalah aktris yang menghindari adegan atau dialog improvisasi. Hal itu berbanding terbalik dengan Erdin yang mengaku kerap melakukan improvisasi ketika berakting.

"Kalau menurut gue Junior itu lebih ke skriptif. Dalam artian dia mencoba sebisa mungkin untuk tidak berimprovisasi," papar Erdin. "Gue gak bilang Junior gak bisa improvisasi, ya tapi dia memilih untuk enggak karena kebiasaan dia. Kalau gue kebiasaan improvisasi on spot."

Menariknya, Erdin yang memiliki karakter antagonis itu mengaku kerap terbawa emosi ketika beradu akting dengan Junior selaku rivalnya dalam sinetron. Namun, Erdin menilai hal tersebut baik untuk kualitas aktingnya.

Dengan begitu, karakter yang diperankan Erdin semakin kuat. Karena itu, Erdin sengaja all out dan mengeluarkan semua kemampuannya dalam berakting demi hasil yang memuaskan.

"Oh selalu. Setiap emosi selalu kebablasan karena kalau gak kebablasan ya gue ngerasanya gak dapet. Gue sekalian pol-polin aja bodoh amat," celetuk Erdin.

(wk/Sisi)

You can share this post!

Artikel Terkait