Belasan Penumpang Terjebak di Ketinggian Akibat Kereta Gantung Mogok di Tengah Jalan
pixabay.com/Ilustrasi/nuno_lopes
Dunia

Penumpang lain yang terjebak dengan istrinya dalam kereta gantung tersebut menambahkan bahwa di dalam kereta gantung sangat panas karena kurangnya kipas angin dan AC.

WowKeren - Sedikitnya 18 penumpang terjebak menggantung di udara setelah jalur Mount Faber dari kereta gantung Singapura mogok pada Rabu (27/7), sebagaimana dilaporkan media Tiongkok Shin Min Daily News. Menurut salah satu penumpang yang diwawancarai media Tiongkok, ia telah terjebak di dalam kereta gantung selama sekitar satu jam 15 menit dengan pacarnya dari Taiwan.

Penumpang yang bermarga Zhang tersebut menambahkan bahwa ini adalah pertama kalinya mereka naik kereta gantung dan ketika tiba-tiba berhenti sekitar pukul 21.15, mereka mengira antrean telah ditutup dan mereka telah dilupakan. Zhang menambahkan bahwa sebuah pengumuman kemudian mengklarifikasi situasi, dan mereka akhirnya menghabiskan satu jam 15 menit terjebak di dalam kereta gantung.

Kereta gantung sempat bergerak maju dan mundur hingga beberapa kali, menurut Zhang, yang baru kembali ke stasiun pada pukul 22.30. "Kami harus terus mengobrol untuk meredakan ketegangan," katanya seperti dikutip.


Penumpang lain yang terjebak dengan istrinya menambahkan bahwa di dalam kereta gantung sangat panas karena kurangnya kipas angin dan AC. Saat kejadian, personel dari polisi dan Pasukan Pertahanan Sipil Singapura (SCDF) juga terlihat di TKP.

Menanggapi pertanyaan media Tiongkok, juru bicara Mount Faber Leisure Group mengatakan bahwa masalah teknis telah menyebabkan putusnya jalur kereta gantung Mount Faber pada pukul 21.14. Jalur tersebut kembali beroperasi pada pukul 21.47 setelah tim teknis menangani masalah tersebut.

Hingga pada akhirnya, sebanyak 18 penumpang di dalam kereta gantung bisa turun dengan selamat, dengan penumpang terakhir turun pada pukul 22.55. Juru bicara juga menambahkan bahwa staf tetap berhubungan dengan penumpang di dalam kereta gantung melalui interkom.

(wk/zodi)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait