Muncul Suspek Cacar Monyet Di Jawa Tengah, Simak Bahaya Infeksi Pada Anak-Anak dan Ibu Hamil
Pexels
Health
Wabah Cacar Monyet

Masyarakat dunia kini dibuat cemas dengan meningkatnya kasus penularan Monkeypox atau cacar monyet. Kenali 7 bahaya monkeypox bagi anak-anak dan ibu hamil.

WowKeren - Belakangan ini masyarakat dunia tengah dicemaskan dengan bahaya monkeypox alias cacar monyet. Penyakit ini menular dari infeksi hewan ke manusia. Kasus monkeypox pertama kali muncul sekitar tahun 1950-an.

Di tahun yang sama sampai 1970, cacar monyet menjadi penyebab kasus nol kelahiran pertama di Republik Demokratik Kongo. Karena itu, kasus cacar monyet banyak ditemukan di Afrika Tengah dan Afrika Barat.

Mulanya, potensi penularan cacar monyet dari manusia ke manusia relatif rendah. Namun, kemunculan signifikan di tahun 2022 menunjukkan bahwa tingkat penularan meningkat. Wabah cacar monyet pertama kali dikonfirmasi pada 6 Mei 2022 di Britania Raya. Kasus pertama muncul usai penduduk asli Inggris bepergian ke Nigeria, Afrika Barat.

Kini, kasus cacar monyet telah dilaporkan di lebih dari 30 negara. Dari 30 negara tersebut, paling banyak berasal dari Eropa dan Amerika. Bahkan Indonesia dikabarkan baru saja menemukan satu kasus suspek cacar monyet.


Kasus suspek cacar monyet di Indonesia pertama kali terindikasi di Jawa Tengah. Kini, pasien tersebut tengah berada di bawah pengawasan Dinas Kesehatan Provinsi Jateng. Status pasien itu hingga kini masih bergejala namun belum dipastikan positif terpapar cacar monyet.

Karena itu, orangtua mengkhawatirkan keselamatan anak mereka di tengah wabah cacar monyet. Pasalnya, anak-anak, ibu hamil serta mereka yang memiliki auto imun lebih berisiko terkena virus. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) membenarkan bahwa anak-anak juga berisiko tertular cacar monyet.

"CDC telah menekankan bahwa cacar monyet dapat memengaruhi siapa saja yang memiliki kontak dekat dengan orang yang menderita cacar monyet, dan ini termasuk anak-anak," kata Kristen Nordlund selaku juru bicara CDC.

Lantas, apa saja bahaya cacar monyet yang berisiko terjadi pada anak-anak dan ibu hamil? Tak perlu menunggu lama, langsung simak 7 bahaya tersebut dalam ulasan berikut ini.

(wk/Sisi)

1. Pneumonia


Pneumonia
Rawpixel

Anak kecil yang terinfeksi cacar monyet umumnya kerap mengalami pneumonia atau radang paru-paru. Dr. Buddy Creech spesialis penyakit menular sekaligus pediatrik di Pusat Medis Vanderbilt juga menjelaskan bahwa anak-anak di bawah usia delapan tahun lebih berisiko mengalami efek parah dari cacar monyet.

"Anak-anak yang paling berisiko terkena penyakit parah adalah mereka yang berusia di bawah 8 tahun. Mereka cenderung mengalami komplikasi seperti pneumonia. Penyakit ini mungkin tidak mematikan seperti HIV, tapi tak seorang pun ingin mengalami tingkat rasa sakit itu," kata Dr. Buddy.

2. Radang Otak


Radang Otak
publicdomainpictures.net

Tak cuman radang paru-paru, cacar monyet yang dialami anak-anak juga berisiko menyebabkan radang pada otak. Beberapa kasus bahkan mengharuskan pasien untuk menerima perawatan intensif di rumah sakit. Hal itu disampaikan Dr. Buddy Creech yang pernah menangani pasien serupa.

"Itu (cacar monyet) juga berisiko menyebabkan radang otak. Itu bisa sangat menyakitkan sehingga orang terkadang membutuhkan penanganan rawat inap. Pada anak-anak itu menjadi tantangan nyata dan memilukan bagi kami," papar Dr. Buddy.

3. Luka Kulit Serius


Luka Kulit Serius
Pxhere

Cacar monyet identik dengan munculnya ruam atau penyakit kulit. Pada anak-anak, luka kulit bisa sangat serius. Pasalnya, mereka kesulitan untuk tidak menggaruk bagian kulit yang terluka dan pada akhirnya akan menyebabkan infeksi. Jennifer McQuiston spesialis cacar monyet dari CDC membenarkan pendapat tersebut.

"Pada kondisi kulit tertentu dapat menyebabkan eksim, luka bakar atau lesi (kerusakan jaringan kulit). Luka itu sendiri dapat terinfeksi dan menyebabkan selulitis dan sepsis. Alasan mengapa anak-anak lebih mungkin mengembangkan selulitis atau sepsis adalah karena anak-anak sulit untuk tidak menggaruk lesi," jelas Jennifer.

4. Infeksi Organ Intim


Infeksi Organ Intim
Pixabay

Ruam atau lesi yang terus menerus digaruk akan menyebabkan infeksi. Karena itu, orangtua harus ekstra memperhatikan anak mereka ketika tengah terpapar cacar monyet. Pasalnya, infeksi serius pada bagian fital seperti alat kelamin juga bisa terjadi. Profesor Pediatric Infectious Diseases di University of Alabama Birmingham, Dr. Shannon Ross menyetujui hal demikian.

"Perhatian khusus harus diberikan pada anak-anak untuk menjaga agar lesi kulit tetap tertutup dan mencegah anak-anak menggaruk lesi. Ini dapat mengakibatkan auto-inokulasi dan penyakit yang lebih parah. Anak-anak dan remaja dapat terinfeksi serius pada bagian seperti mata, wajah, atau alat kelamin," kata Dr. Shannon.

5. Kebutaan


Kebutaan
Pexels

Bahaya cacar monyet lainnya yang cukup serius adalah kebutaan. Pasalnya, luka disebabkan cacar monyet bisa muncul di area mata. Bila hal itu terjadi, pasien akan berisiko mengalami kebutaan. Hal itu disampaikan spesialis cacar monyet dari CDC, Jennifer McQuiston.

"Cacar monyet pada anak perlu perhatian khusus karena berisiko menyebabkan manifestasi okular yang dapat menyebabkan kebutaan. Kebutaan bisa terjadi bila lesi muncul pada mata. Pasalnya, ruam akibat cacar monyet seringkali dimulai pada bagian wajah," papar Jennifer.

Tak cuman pada anak-anak, bahaya cacar monyet juga dikhawatirkan terjadi pada ibu hamil. Beberapa di antaranya adalah:

6. Keguguran Pada Ibu Hamil


Keguguran Pada Ibu Hamil
Pxhere

Ibu hamil sangat disarankan untuk berhati-hati agar tak tertular cacar monyet. Pasalnya, penyakit ini berisiko menyebabkan keguguran atau kematian janin dalam kandungan. Janin dapat terinfeksi bila ibu terpapar cacar monyet. Dr. Denise Jamieson, ketua departemen ginekologi & kebidanan di Emory University School of Medicine membenarkan hal itu.

"WHO menyatakan mungkin ada konsekuensi buruk bagi wanita hamil dan bayi jika mereka terinfeksi cacar monyet. Ibu hamil berisiko keguguran atau kematian janin dalam kandungan. Ada kemungkinan bagi seorang ibu untuk menularkan ke bayinya, itu berita buruknya," kata Dr. Denise.

7. Kematian Ibu Dan Bayi Baru Lahir


Kematian Ibu Dan Bayi Baru Lahir
Pxhere

Tak cuman keguguran janin, ibu dan bayi baru lahir juga berisiko meninggal dunia bila tak ditangani dengan tepat. Di Amerika Serikat misalnya, sudah ditemukan dua kasus kematian bayi baru lahir karena cacar monyet. Jennifer McQuiston lagi-lagi membenarkan kabar tersebut.

"Kami memiliki kekhawatiran bahwa itu bisa menjadi kasus yang cukup parah selama kehamilan. Berisiko munculnya omplikasi hemoragik bahkan kematian. Kematian bayi baru lahir atau kondisi ibu yang terinfeksi cukup parah telah dilaporkan dalam kasus infeksi virus Variola (cacar) selama kehamilan," kata Jennifer.

Itu dia 7 bahaya cacar monyet yang berisiko terjadi pada anak-anak dan ibu hamil. Semoga sobat WowKeren selalu terhindar dari virus berbahaya tersebut ya. Sementara, di next artikel, WowKeren akan mengulas tips untuk mencegah cacar monyet. Stay safe and healty. See you!


You can share this post!

Related Posts