Efek Samping Metabolisme Menurun
pexels/SHVETS production
Health

Proses penurunan berat badan umumnya sangat erat kaitannya dengan metabolisme. Karena itulah, Velda Masli mengajak para pejuang diet mengenali tanda-tanda metabolisme menurun serta cara memperbaikinya. Bagaimana?

WowKeren - Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, proses metabolisme sangat erat kaitannya dengan penurunan berat badan. Saat metabolisme perlahan menurun, proses pembakaran kalori dari cadangan lemak pun bisa berpotensi ikut terhambat. Jika hal ini terjadi, proses penurunan berat badan pun jadi melambat. Akibatnya, berat badan seseorang jadi tak kunjung turun meskipun sudah menjalankan diet.

"Ibaratnya, kalau handphone sudah low battery, dia memang masih bisa nyala tapi sudah enggak bisa dipakai maksimal untuk buka YouTube dan lain-lain. Akhirnya, tubuh jadi susah untuk menurunkan berat badan. Jadi saran aku, buat orang-orang yang memang mau berat badannya ideal, fokusnya harus sehat dulu," saran Velda. "Karena kalau fokusnya sudah sehat, dia pasti sudah menjalankan pola hidup yang benar, metabolisme bagus dan bonusnya pasti turun berat badan."

Tak hanya berat badan susah turun, metabolisme melambat yang dibiarkan untuk waktu yang lama juga berpotensi meningkatkan risiko penyakit tertentu. "Kalau kita lihat sekarang, orang-orang yang didiagnosa diabetes tidak menunggu sampai usia 40-60 tahun. Orang yang usianya 20 tahun juga sudah banyak yang didiagnosa. Itu adalah salah satu akibat lain jika metabolisme melambat diabaikan dan dibiarkan dalam waktu yang lama," beber Velda. "Jadi, aku sering memberikan edukasi di konten aku supaya lebih banyak orang yang sadar dan bisa diajak berubah jadi lebih baik."

(wk/yoan)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel