Lesti Kejora Dulu Julid Soal Kamar di Kapal 38 Miliar, Gestur Tangan Rizky Billar Diduga Red Flag
Instagram/lestykejora
Selebriti
Lesti Kejora Laporkan Rizky Billar Atas Dugaan KDRT

Lesti Kejora sempat usil mengomentari soal kamar di kapal senilai Rp38 miliar yang ingin dibeli Rizky Billar. Candaan Lesti itu sempat membuat Billar spontan memperlihatkan reaksi 'red flag'.

WowKeren - Rumah tangga Lesti Kejora dan Rizky Billlar sedang jadi sorotan. Keduanya saat ini diterpa masalah terkait dugaan KDRT.

Lesti disebut-sebut dicekik dan dibanting oleh Billar. Tragedi yang membuat Lesti masuk rumah sakit ini diduga karena memergoki Billar selingkuh.

Sementara itu, dugaan Billar melakukan KDRT ini membuat video lama dirinya dan Lesti kembali disorot. Dalam sebuah video, Lesti awalnya menasihati Billar. Ia rupanya sempat tak mengira soal rencana Billar membeli kapal Rp38 miliar.

"Tapi keren kan? Kamu pingin kan?" tanya Billar. "Segala sesuatu jangan dipaksain," seru Lesti yang aura wajahnya tampak menahan kesal.

Begitu sampai di kapal mewah tersebut, Lesti mendadak julid. Ia menganggap fasilitas kamar di kapal tersebut bakal jadi bahaya.

"Bahaya kalau Rizky Billar punya kapal," kata Lesti. "Kenapa? Kok bahaya?" tanya Billar. "Ada kamarnya lagi," seru Lesti. "Hii kok bahaya," kata Billar tertawa.


YouTube

Rizky Billar Nyaris Dorong Kepala Lesti Kejora

Namun meski Billar tertawa, gestur tangannya justru mengisyaratkan red flag. Secara spontan, Billar malah seolah berniat mendorong kepala Lesti. Untungnya, Lesti refleks menghindari dari Billar.

Sikap Billar ini memicu reaksi dari publik. Banyak yang curiga soal dugaan Billar biasa main tangan pada Lesti.

"Habis duit lesty, kasian banget, itu Kamarnya, buat selingkuhan nya 😂," ujar netter. "Kalimat terakhir Dede " bahaya bgt Rizky billar punya kapal😅 ada kamarnya lagi*🥺 itu udah klu yg Lesti coba sindir," ujar netter. "Ternyata emang keliatan bgt kalau kasar," ujar netter.

Sementara itu, polisi saat ini sudah melakukan olah TKP di rumah Lesti dan Billar di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Tak cuma itu, polisi juga sudah mengungkap jadwal pemeriksaan perdana terhadap Billar sebagai terduga pelaku KDRT.

"Cek TKP wajib ya perkara suatu kasus wajib olah TKP kepada barang bukti memperjelas kasus ini. Kenapa selalu ada kasus pidana yg jelas kita cek TKP di situ pasti ada barang bukti untuk memperjelas kasus ini," kata Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi. "Ya untuk saudara R kami jadwalkan untuk memanggil Minggu ini untuk jadwal hari Kamis jam 1 siang. Tidak ada kesulitan, tapi ini ada prosedur, jika barang bukti cukup pasti kita panggil."

(wk/riaw)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait