Keluarga Bruce Willis Donasikan Otak untuk Penelitian Demensia Frontotemporal
Instagram/Bruce Willis/Instagram
Selebriti

Keluarga Bruce Willis mengumumkan donasi otaknya untuk penelitian demensia setelah kepergiannya.

WowKeren - Keluarga Bruce Willis telah membuat keputusan yang penuh emosi dengan mendonasikan otak aktor berbakat tersebut untuk penelitian ilmiah pasca kepergiannya. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan kesadaran dan memahami lebih dalam tentang demensia frontotemporal (FTD), kondisi yang telah mengubah hidup mereka.

Bruce Willis, yang kini berusia 70 tahun, didiagnosis menderita demensia frontotemporal pada awal tahun 2023 setelah sebelumnya mengalami afasia pada Maret 2022, yang memaksanya untuk pensiun dari dunia akting. Keputusan untuk mendonasikan otaknya bukanlah hal yang mudah bagi keluarga.

Emma, salah satu anggota keluarga, menjelaskan, "Ini sulit secara emosional tetapi perlu secara ilmiah." Rumer Willis, putri sulung Bruce, juga berbagi pandangannya tentang kondisi ayahnya di Instagram, menggambarkan realita hidup dengan FTD. Dia menekankan bahwa meskipun ayahnya tidak dalam keadaan baik, dia tetap berjuang untuk menghadapi kondisi tersebut.


Rumer mengungkapkan, "Siapa pun yang menderita FTD tidak dalam keadaan baik. Tapi dia baik-baik saja dalam hal menghadapinya, kan?" Pernyataan tersebut mencerminkan dilema yang dihadapi keluarga setiap hari, di mana mereka harus menyeimbangkan rasa syukur atas waktu yang tersisa dengan kesedihan melihat orang yang mereka cintai berangsur-angsur memudar.

Dia menambahkan, "Entah dia mengenali saya atau tidak, dia bisa merasakan cinta yang telah saya berikan kepadanya, dan saya pun bisa merasakannya kembali." Demensia Frontotemporal (FTD) adalah kelainan otak langka yang memengaruhi lobus frontal dan temporal, yang menyebabkan masalah bertahap pada ingatan, berpikir, komunikasi, dan perilaku.

Gejala yang dialami Bruce sesuai dengan Afasia Progresif Primer (PPA), jenis FTD yang secara khusus berdampak pada kemampuan berbahasa, sehingga membuat berbicara dan memahami menjadi sulit, serta secara bertahap memengaruhi kemampuan kognitif lainnya. Keluarga Willis, termasuk mantan istri Bruce, Demi Moore, menganggap donasi otak ini sebagai pilihan yang sangat pribadi.

Keputusan ini diharapkan dapat mengubah situasi yang menyakitkan menjadi kontribusi yang berarti bagi pengetahuan medis tentang demensia, sehingga dapat membantu orang lain di masa depan yang mungkin mengalami kondisi serupa.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait