Anna rupanya sudah tahu Kimye tak terlalu cocok untuk majalahnya, lantas kenapa ia tetap memilih pasangan itu sebagai cover Vogue?
- Tim WowKeren
- Rabu, 19 November 2014 - 11:09 WIB
WowKeren - Bos majalah fashion Vogue, Anna Wintour, baru saja menguak rahasia dibalik keputusannya memilih Kim Kardashian dan Kanye West sebagai sampul majalahnya edisi April 2014 silam. Dari awal, Anna rupanya tahu pasangan yang dijuluki Kimye itu tak terlalu bagus untuk majalahnya, tetapi justru itulah poin penting yang membuat Vogue tetap diperbincangkan.
"Aku melihat peran Vogue untuk merefleksikan apa yang sedang tren dalam budaya," terang Anna. "Artis pertama yang kupilih sebagai cover Vogue adalah Madonna, dan saat itu semuanya yakin cover tersebut akan kontroversial."
"Kupikir jika kita terus memilih cover yang sangat bagus, majalah kami akan jadi sedikit membosankan!" lanjutnya. "Tak akan ada orang yang membicarakan kami. Padahal, sangat penting membuat orang-orang tetap membicarakan kami."
Lebih lanjut, Direktur Kreatif Vogue, Grace Coddington, juga membeberkan bahwa dirinya mendukung ide Anna. Ia menyetujuinya karena pernikahan Kimye saat itu sangat diperbincangkan.
"Saat itu ada cerita pernikahan yang harus diselesaikan," jelas Grace. "Anna mungkin sudah mengetahuinya karena dia tahu banyak hal tentang Kanye, jadi dia bilang, 'Mungkin kita harus punya foto yang mirip (dengan foto pernikahan Kimye)'. Dan kupikir, 'Kenapa kita tidak lakukan itu? Ini Vogue."
Foto cover itu dulunya memang banyak menuai kecaman. Pasalnya, Anna dulunya keukeuh tak akan pernah menjadikan Kim sebagai cover Vogue apa pun alasannya, hingga kabarnya West berhasil membujuknya.
Fans Vogue menilai gambar bidikan fotografer tenar Annie Leibovitz itu lebih cocok jadi sampul majalah atau tabloid rendahan daripada Vogue. "Yang mustahil akhirnya terjadi," tweet majalah fashion asal Kanada, Flare. "Ini sama sekali tak ada hubungannya dengan fashion," tambah blogger fashion Tom Fitzgerald dan Lorenzo Marquez.
(wk/)