10 Museum Cocok Untuk Wisata dan Pendidikan di Indonesia
Travel

Tidak melulu menyimpan hal kuno dan didatangi pengunjung berusia dewasa, museum kini juga cocok untuk digunakan wisata pendidikan bagi remja maupun anak-anak.

WowKeren - Menghabiskan waktu liburan kini tidak perlu merogoh kocek dalam untuk mengunjungi tempat-tempat istimewa seperti di luar negeri. Jangan hanya memulu untuk menyambangi pantai-pantai di Indonesia atau menghabiskan waktu untuk mendaki gunung. Berwisata kini juga bisa dengan mengunjungi museum-museum yang ada di Indonesia.

Bukan hanya untuk mengenang masa prasejarah saja, namun di dalam museum kalian juga bisa sambil belajar mengenal seluk beluk negara Indonesia. Tidak hanya khusus untuk orang dewasa, museum kini juga cocok untuk anak-anak dan remaja. Indonesia kini telah membangun beberapa museum baru yang Instagramable, jadi tidak perlu khawatir akan terlihat kuno saat berwisata di sana.

Inilah 10 rekomendasi museum di Indonesia yang bisa kalian kunjungi saat liburan untuk menambah wawasan serta mengabadikan momen menarik.

(wk/Kres)

1. Museum Nasional, Jakarta


Museum Nasional, Jakarta

Mungkin stereotip yang datang pertama kali jika mengunjungi museum adalah orang-orang tua saja karena tempat satu ini. Sebab museum yang dikenal dengan Museum gajah ini telah didirikan sejak tahun 1778. Lokasi dari museum ini adalah Jalan Medan Merdeka Barat No. 12, Gambir, Jakarta. Pendiri dari Museum Nasional ini adalah seorang botani kelahiran Belanda bernama Jacob Cornelis Matthieu Radermacher.

Museum ini merupakan yang terbesar di Indonesia. Sebutan gajah yang disematkan untuk museum ini karena adanya patung gajah perunggu pemberian Raja Chulalongkorn dari Thailand pada tahun 1971. Museum bergaya khas Eropa ini menyimpan sekitar 141 ribu benda-benda sejarah dan prasejarah dari berbagai periode.

2. Museum Blanco Renaissance, Ubud Bali


Museum Blanco Renaissance, Ubud Bali

Menikmati liburan ke Bali mungkin adalah pilihan paling tepat karena berbagai tempat di sana sangat potensial untuk memberikan kesegaran bagi otak. Pegunungan, pantai, pusat perbelanjaan, hotel berbintang bahkan museum kesenian juga ada di Bali. Museum yng paling terkenal di sana adalah Museum Blanco Renaissance yang terleta di kawasan Ubud Bali tepatnya Jalan raya Campuhan, Sayan.

Museum ini merupakan ide dan gagasan dari pria asal Spanyol yang berprofesi sebagai pelukis, Antonio Blanco. Antonio yang memiliki berbagai koleksi lukisan dan ingin mendirikan sebuah museum yang menampung karyanya dan terwujudlah The Blanco Renaissance Museum pada 1999.

3. Museum Ullen Sentalu, Yogyakarta


Museum Ullen Sentalu, Yogyakarta

Selain Bali, kota yang tept untuk dikunjungi sebagai pusat wisata adalah Yogyakarta. Dikenal juga sebagai kota pendidikan Jogja juga menyediakan wisata untuk pendidikan berupa museum. Museum ini berada di kawasan Jalan Kaliurang Barat Pakembinangun Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Museum Ullen Sentalu ini menampilkan budaya dan peninggalan Jawa Kuno dari para bangsawan semasa Dinasti Mataram. Nama museumnya juga menyimpan mana yang mendalam.Ullen Sentalu merupakan singkatan bahasa Jawa ulating blencong sejatine tataraning lumaku yang artinya "nyala lampu wayang kulit merupakan petunjuk manusia dalam melangkah dan meniti kehidupan".

Menariknya, dalam museum ini tidak terdapat keterangan di setiap barng-barangnya. Semuanya akan diterangkan langsung oleh pemandu wisata. Museum yang berada di daratan hijau Kaliurang ini memiliki sembilan tempat di dalamnya. Museum ini telah diresmikan sejak tahun1997.

4. Museum Tsunami Aceh, Banda Aceh


Museum Tsunami Aceh, Banda Aceh

Melihat dari namanya saja mungkin akan emngingatkan masyarakat Indonesia ke masa 13 tahun lalu saat terjadinya bencana dasyat Tsunami Aceh. Museum ini didirikan sebagai rasa hormat atas kejadian bencana yang menewaskan banyak korban dan menimbulkan banyak sekali kerugian. Menariknya, museum yang berada di kawasan Jalan Sulta Iskandar Muda No. 3 Sukaramai, Baiturrahman, Banda Aceh ini merupakan gagasan dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Selain untuk simbolis museum ini sebagai pusat pendidikan serta tempat perlindungan darurat jika bencana serupa dtang lagi. Kalian juga bisa menemukan daftar nama korban pada dinding bangunan tersebut. Dinding museum ini juga dilengkapi dengan desain gambar penari Saman dan memiliki 55 koleksi terdiri dari tujuh maket, 22 unit alat peraga dan 26 unit foto ataupun lukisan yang menggambarkan keadaan Tsunami Aceh.

5. Museum House of Sampoerna, Surabaya


Museum House of Sampoerna, Surabaya

Tempat yang satu ini juga tidak kalah Instagramable-nya dengan beberapa museum lainnya. Melihat dari namanya pasti yang terpikir dalam otak kalian adalah museum yang berkaitan dengan rokok. Memang benar jika museum yang terletak di Taman Sampoerna No. 6 Krembangan Utara, pabean Cantian, Suranaya ini menyimpan berbagai sejarah mengenai berdirinya salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia.

Dalam gedung ini kalian bisa menemukan kumpulan rokok-rokok dari pertama kali dibuat hingga rokok modern masa kini. Bahkan kalian juga bisa melihat bagaimana proses pembuatannya dari lantai dua. Tidak hanya museum, tapi tempat ini juga menyediakan kafe untuk kamu yang lelah berkeliling.

6. Museum Geologi, Bandung


Museum Geologi, Bandung

Penggemar "Jurassic Park" di Indonesia mungkin harus mengunjungi Museum Geologi yang terletak di Bandung. Museum yang diresmikan pada 23 Agustus 2000 ini terletak di Jalan Diponegoro No. 57 Cihaur Geulis, Cibeunying Kaler, Bandung. Dalam museum ini, kalian bisa menemukan fosil dinosaurus pada zaman purba.

Dulunya bagunan museum ini dijaga oleh JICA Jepang (Japan International Coorperation Agency). Museum ini rupanya juga kerap dijadikan untuk keperluan penelitian dan pendidikan. Sejumlah koleksi dan materi ada di sini, utamanya berkaitan dengan dunia geologi seperti bebatuan, fosil dan mineral serta kondisi natural alam.

7. Museum Batik Danar Hadi, Solo


Museum Batik Danar Hadi, Solo

Ingin mengathui seluk beluk soal batik di Indonesia, Museum Batik Danar Hadi Solo sepertiny tempat yang cocok untuk dikunjungi. Berada di kawasan Jalan Brigjend Slamet Riyadi No. 261, Sriwedari, Suarakarta, museum ini menyimpan warisan budaya daerah dan dunia. Di tempat inilah Bapak H. Santosa Doellah, Direktur Utama PT Batik Danar Hadi, mendirikan museum batik.

Nama batik Danar Hadi berasal dari dua suku pertama, yakni nama istri dan nama bapak mertua (ayah istri) yang sampai saat ini menjadi merek batik produksi Bapak Santosa. Museum ini dibuka resmi oleh ibu Hj. Megawati Soekarnoputri pada hari Jumat, 20 Oktober 2000 semasa beliau menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia. Berdirinya museum ini dengan tiga tujuan mulia yaitu melestarikan dan mengembangkan seni batik, menambah sarana pendidikan dan pengetahuan khususnya bidang seni batik dan menambah objek wisata di kota Solo yang merupakan kota budaya.

8. Museum Angkut, Malang


Museum Angkut, Malang

Museum yang satu ini tergolong masih sangat muda, baru didirikan pada 9 Maret 2014 di kawasan Terusan Sultan Agung No. 2 Ngaglik, Batu, Malang. Museum ini dikenal dengan berbagai koleksi transportasinya baik di Indonesia dan dunia. Berbagai macam transportasi dari berbagai generasi juga bisa kalian temukan di sini.

Terutama kalian yang sangat tertarik dengan berbagai jenis mobil kuno, maka Museum Angkut adalah tempat yang tepat. Kalian juga bisa mengabadikan beberapa momen karena memang lokasinya yang menarik, seolah kalian sedang menghabiskan waktu di luar neger saja. Menariknya, Museum Angkut ini digadang sebagai museum transportasi pertama dan terbesar di seluruh Asia Tenggara. Jadi harap sedikit bersabar karena saat liburan tiba, kalian harus siap mengantri untuk membeli tiket dan juga foto di beberpa lokasinya.

9. Museum Konferensi Asia Afrika, Bandung


Museum Konferensi Asia Afrika, Bandung

Bandung memang juaranya untuk tempat-tempat dengan bangunan arsitektur yang menawan. Bukan hanya disebut sebagai kota mode saja, namun Bandung juga memiliki banya tempat untuk wisata sekaligus sarana pendidikan. Salah satunya adalah Museum Asia Afrika yang terletak di kawasan Jalan Asia Afrika No. 65 Braga, Sumur Bandung, Bandung.

Dalam museum ini terdapat berbagai foto-foto, diorama serta epninggalan yang berkaitan dengan pelanksanaan Konferensi Asia Afrika di Bandung pada tahun 1955 silam. Di samping itu terdapat berbagai peralatan fotografi dan jurnalistik kuno yang dipergunakan untuk mendokumentasikan dan memberitakan konferensi 1955 tersebut. Di dalam museum kalian bisa emnjumpai berbagai potongan kliping koran serta pemberitaan dari dalam maupun luar negeri tentang konferensi itu. Berbagai kisah sejarah dan latar belakang serta nama-nama delegasi bisa kalian jumpai di sana.

10. Museum Rekor Indonesia, Semarang


Museum Rekor Indonesia, Semarang

Museum yang satu ini pasti sudah sering terdengar di telinga kalian, biasa disebut MURI. Lokasi dari Museum Rekor Indonesia ini di Jalan Perintis Kemerdekaan No. 275 Srondol Kulon, Semarang. Dengan namanya itu, tentu saja museum ini menyimpan dan mencatat sekumpulan rekor yang telah dipecahkan orang Indonesia.

Sejak diresmikan pada 1990, antusias orang Indonesia untuk memecahkan rekor semakin meningkat, baik dalam skala nasional maupun internasional. Setelah mengunjungi tempat ini, mungkin kalian akanmemiliki motivasi tinggi untuk memecahkan berbagai rekor.

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait