Waspada, Ini 7 Jenis Kanker yang Beresiko Besar Mengancam Hidup Wanita
Health

Jenis kanker beragam. Terdapat kanker yang beresiko besar menyerang wanita. Ketahui di sini.

WowKeren - Kanker adalah penyakit akibat pertumbuhan tidak normal dari sel-sel jaringan tubuh yang berubah menjadi sel kanker, seperti dikutip dari Yayasan Kanker Indonesia. Dalam perkembangannya, sel-sel kanker dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya sehingga dapat menyebabkan kematian.

Kanker dapat menimpa semua orang, pada setiap bagian tubuh dan pada golongan umur berapa pun. Namun lebih sering menimpa orang yang berusia 40 tahun.


Jenis kanker beragam. Terdapat kanker yang hanya menimpa wanita, maupun sebaliknya. Ada juga yang beresiko lebih tinggi menyerang wanita dan sebaliknya. Maka apapun itu, sebaiknya seseorang menjaga tubuh dengan menerapkan pola hidup yang baik.

Berikut 7 jenis kanker yang beresiko lebih tinggi mengancam hidup wanita. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

1. Bahaya Kanker Ovarium


Bahaya Kanker Ovarium

Para wanita terkadang terlalu fokus pada kanker serviks, padahal banyak jenis kanker yang dapat tumbuh di organ kewanitaan. Jenis kanker pertama yang menyerang wanita adalah kanker ovarium. Kanker ini berkembang di dalam indung telur, di mana sel-sel telur dan hormon wanita (estrogen dan progesteron) dihasilkan. Kanker ini tentunya hanya menyerang wanita karena pria tidak memiliki indung telur.

Kanker ovarium biasanya terjadi pada wanita berusia menengah dan lanjut usia. Penyebab kanker ovarium sendiri belum jelas diketahui. Umumnya, kanker dimulai ketika sel-sel sehat mengalami mutasi genetik yang mengubah sel normal menjadi abnormal. Sel ini lah kemudian membentuk massa (tumor). Sel kanker menginvasi jaringan sekitarnya dan dapat terputus dari tumor awal untuk kemudian menyebar ke tempat tubuh lain.

Kalian perlu tahu bahwa kanker ovarium sulit dideteksi pada tahap awal hingga akhirnya menyebar ke dalam panggul dan perut. Biasanya penderita mengetahuinya jika sudah mengalami beberapa gejala tak wajar seperti perut seperti tertekan, bengkak dan kembung; peningkatan ukuran lingkar perut , tidak nyaman pada bagian pinggul dan lainnya. Maka, jika kalian menemukan kejanggalan, segera periksakan diri ke dokter, ya.

2. Kanker Serviks, Penyebab Kematian Wanita Kedua di Indonesia


Kanker Serviks, Penyebab Kematian Wanita Kedua di Indonesia

Kanker serviks merupakan salah satu kanker yang menyerang wanita. Saat ini, berbagai tempat tengah menggalakkan untuk mencegah kanker serviks dengan pemeriksaan rutin dan vaksin bagi anak-anak perempuan. Di Indonesia sendiri, Kementrian Kesehatan mencatat bahwa kanker serviks menempati peringkat kedua untuk jenis kanker yang paling banyak ditemui setelah kanker Payudara. Setiap tahunnya, terdapat sekitar 40.000 kasus baru kanker serviks yang terdeteksi pada perempuan Indonesia.

Penyebab utama kanker serviks adalah human papillomavirus (HPV). Terdapat lebih dari 100 jenis HPV, namun sejauh ini ada sekitar 13 jenis yang menjadi penyebab kanker serviks. Virus ini sering ditularkan melalui hubungan seksual. Selain HPV, kanker serviks juga dapat dipicu karena beberapa hal yakni melakukan hubungan seksual dengan banyak pasangan, berbagi sex toys, merokok, obesitas, penggunaan pil KB dan lainnya. Selengkapnya bisa kalianm lihat di sini.

Sebagian wanita terkadang menyepelekan gejala awal kanker serviks. Padahal hal ini menentukan penanganan dini pada kanker. Pada tahap awal, biasanya mengalami gejala seperti pendarahan setelah berhubungan seks, nyeri saat melakukan hubungan inti, keputihan yang tidak wajar, nyeri panggul, badan lemas dan lainnya. Nah, ketahui fakta terkait kanker serviks di sini, ya.

3. Waspada Gejala Kanker Payudara


Waspada Gejala Kanker Payudara

Tahukah kalian bahwa kanker payudara merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia? Kanker yang menduduki posisi kedua adalah kanker serviks. Ini membuktikan bahwa kanker payudara sama berbahayanya dengan kanker serviks. Penderita kanker payudara banyak yang terdiagnosa pada stadium lanjut sehingga kemungkinan sembuh kecil. Kesadaran masyarakat yang masih kurang akan hal ini yang menyebabkan tingginya angka kematian penderita kanker payudara.

Kanker payudara terbentuk saat sel-sel di dalam payudara tumbuh tidak normal dan tidak terkendali. Sel tersebut akan membentuk tumor yang terasa seperti benjolan. Hal ini menjadi salah satu gejala kanker payudara yang paling mudah diketahui. Selain itu, terdapat perubahan pada puting, warna payudara dan sekitar ketiak. Untuk lebih lengkapnya, simak di sini.

Perlu kalian ketahui bahwa kanker payudara tidak hanya menyerang wanita. Para pria juga beresiko terkena meskipun wanita 100 kali lebih sering didiagnosis. Menurut American Cancer Society, gaya hidup dapat menjadi penyebab kanker payudara seperti obesitas, pecandu alkohol, konsumsi pil KB, menggunakan terapi pengganti hormon dan memiliki akan di usia tua. Maka, menerapkan gaya hidup yang baik merupakan hal yang tepat dilakukan untuk mencegah kanker ini. Kalian juga dapat mengonsumsi 7 makanan yang ampuh mencegah kanker payudara.

4. Kanker Paru-Paru Tak Hanya Terjadi Pada Perokok


Kanker Paru-Paru Tak Hanya Terjadi Pada Perokok

Kanker paru-paru merupakan salah satu penyakit yang rentan menyerang wanita. Menurut American Lung Association, kasus kanker paru-paru di kalangan wanita meningkat sebesar 98% selama empat dekade terakhir. Bahkan, lebih dari separuh kasus menimpa wanita yang bukan perokok. Nah, perokok atau bukan, kanker paru-paru dapat menyerang wanita yang sering terpapar zat-zat berbahaya dalam asap rokok.

Perlu diketahui bahwa gejala awal kanker paru-paru pada wanita dan pria berbeda. Jika pada pria ditandai dengan batuk yang tidak kunjung sembuh, wanita akan mengalami kesulitan bernapas. Mereka akan merasa sesak meskipun tidak melakukan aktivitas berat. Selain itu, biasanya penderita kanker paru-paru mengalami muntah darah, nyeri dada, berat badan turun drastis dan lainnya.

Untuk mencegah kanker paru-paru, hal paling utama yang harus kalian lakukan adalah menghindari paparan asap rokok. Selain itu, gaya hidup yang sehat juga mempengaruhi perkembangan sel-sel kanker.

5. Kanker Tiroid Paling Sering Terjadi Pada Wanita


Kanker Tiroid Paling Sering Terjadi Pada Wanita

Kanker tiroid merupakan kondisi di mana sel abnormal tumbuh dan berkembang di dalam kelenjar tiroid. Kelenjar ini terbilang sangat penting karena mengeluarkan hormon-hormon yang mengatur metabolisme, pertumbuhan, suhu tubuh, denyut jantung, tekanan darah berat badan dan lainnya. Letaknya berada pada bagian depan leher dan berbentuk kupu-kupu.

Wanita memiliki resiko kanker tiroid tiga kali lipat lebih besar dibandingkan pria. Namun, penyebab kanker tiroid belum diketahui secara pasti. Kemungkinan hal ini berkaitan dengan perubahan hormon pada sistem reproduksi wanita. Menurut John Morris, M.D., mantan presiden American Thyroid Association (ATA) dan seorang endokrinologis di Mayo Clinic, faktanya terdapat sekitar 75% penyakit kanker tiroid terjadi pada perempuan. Kanker tiroid umumnya terjadi pada orang yang berusia antara 35-38 tahun dan usia 70 tahun ke atas.

Nah, bagi kalian para wanita maupun pria sebaiknya mewaspadai gejala wal kanker ini. Apalagi, beberapa gejalanya sering disangka penyakit flu seperti suara serak, timbul sakit di leher menuju telinga, sulit menelan makanan dan masih banyak lagi. Selengkapnya lihat di sini.

6. Kanker Usus Besar Beresiko Besar pada Wanita


Kanker Usus Besar Beresiko Besar pada Wanita

Kanker usus besar adalah kanker yang tumbuh pada usus besar atau rektum. Kedua bagian tersebut merupakan sistem yang memproses makanan yang kita konsumsi, kemudian membuang sisa makanan tersebut dari tubuh melalui anus. Pada umumnya, kanker usus besar diawali dengan pembentukan gumpalan-gumpalan sel berukuran kecil yang disebut polip adenoma. Gumpalan ini kemudian menyebar secara tidak terkendali seiring waktu.

Resiko kanker usus merupakan penyebab kematian ketiga pada wanita menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013. Jadi, kanker yang sering disepelekan ini menjadi salah satu yang mengancam hidup kalian para wanita. Nah, resiko kanker ini juga semakin meningkat seiring bertambahnya usia. Riwayat keluarga juga menjadi salah satu faktor yang memicu kanker usus besar.

7. Kanker Endometrium yang Terjadi Pada Wanita


Kanker Endometrium yang Terjadi Pada Wanita

Kanker endometrium adalah jenis kanker yang menyerang endometrium atau lapisan bagian dalam rahim. Kanker ini umumnya terjadi pada wanita yang memasuki masa menopause (60-70 tahun). Kanker ini bisa disebabkan karena ketidakseimbangan hormon prosgesteron dan estrogen dalam tubuh wanita. Kadar hormon progesteron yang lebih rendah dibandingkan hormon estrogen dapat menyebabkan terjadinya penebalan lapisan rahim. Jika penebalan terus terjadi, sel kanker dapat tumbuh seiring waktu.

Gejala awal kanker endometrium yang paling sering terjadi adalah pendarah vagina. Gejala ini sudah muncul sejak kanker stadium awal. Selain itu, kanker ini memiliki gelaja seperti keputihan encer, nyeri panggul atau perut bagian bawah dan nyeri saat berhubungan seksual. Gejalanya mungkin hampir sama dengan kanker serviks. Maka, kalian harus segera memeriksakan diri ke dokter agar mendapat diagnosis yang tepat.

You can share this post!

Related Posts
Loading...