Jerinx SID Debat Panas Soal Teluk Benoa di Twitter, Menteri Susi: You Tidak Pantas Saya Ajak Bicara
Instagram/jrxsid
Nasional

Kritisi dugaan penerbitan izin secara diam-diam mengenai reklamasi Teluk Benoa, Jerinx mengaku diblok hingga membuat Menteri Susi Pudjiastuti geram.

WowKeren - Kasus perizinan reklamasi Teluk Benoa kembali mendapatkan perhatian. Baru-baru ini, kasus tersebut mendapat sorotan lantaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dituding telah menerbitkan izin reklamasi secara diam-diam.

Namun, hal tersebut sudah dibantah tegas oleh Menteri Susi Pudjiastuti. Ia menegaskan bahwa izin yang dikeluarkan KKP adalah izin yang berbeda dan tak berkaitan dengan izin reklamasi. Kendati demikian, kritikan masih diberikan kepada Susi dari salah satu personel Superman Is Dead, Jerinx.

Bahkan, kritikan Jerinx tersebut semakin panjang usai dirinya diajak debat panas oleh Menteri Susi di Twitter. Hal ini berawal dari pengakuan Jerinx yang menyebut bahwa dirinya telah diblok Menteri Susi dari Twitter. Cuitan itu mendapatkan respon dari Menteri Susi. Menteri Susi bertanya kapan dirinya pernah memblokir akun Twitter pelantun "Sunset di Tanah Anarki" itu.

Tak disangka, respon Susi tersebut justru menimbulkan debat panas antara Menteri Susi dan Jerinx. Menteri Susi tampak menjadi geram saat Jerinx menyebutkan beberapa poin mengenai poin perizinan reklamasi Teluk Benoa. Menurut Susi, Jerinx kurang memahami penjelasan yang sudah ia berikan sebelumnya.


Tak berhenti sampai di sana, perdebatan panas antara Menteri Susi dan Jerinx masih terus berlanjut. Jerinx menuding Susi tak fokus menjawab pertanyaan soal izin reklamasi Teluk Benoa seperti yang ia tanyakan.

Sayangnya, Susi malah mengatakan bahwa dirinya tidak akan memberikan jawaban lebih lanjut. Menteri Susi menilai Jerinx tidak mau tahu penjelasan kepada publik seperti yang sudah Menteri Susi kemukakan.

Sebelumnya, dugaan penerbitan izin reklamasi ini mencuat ketika Konsultasi Teknis Dokumen antara RZWP3K Provinsi Bali yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut di Gedung Mina Bahari III, Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia di Jakarta pada Rabu (19/12) kemarin. Dalam kesempatan tersebut pihak Walhi (Wahana Lingkungan Hidup) Bali mempertanyakan keberpihakan Menteri Susi terhadap kasus perizinan reklamasi Teluk Benoa yang sudah menjadi masalah sejak lama.

(wk/silm)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait