Sri Mulyani Ditertawakan Para Pelaku Usaha Saat Sebut 'Unicorn' di Pidatonya, Kenapa?
Instagram/smindrawati
Nasional

Istilah 'unicorn' menjadi populer usai capres Jokowi dan Prabowo membahasnya dalam debat pada Minggu (17/2) kemarin.

WowKeren - Debat capres kedua yang berlangsung pada Minggu (17/2) kemarin memunculkan berbagai momen menarik. Salah satunya adalah bahasan mengenai istilah "unicorn" yang ditanyakan Joko Widodo untuk Prabowo Subianto.

Pada saat itu, Jokowi bertanya mengenai bagaimana cara Prabowo mendukung perkembangan startup unicorn di Indonesia. Mendengar pertanyaan Jokowi tersebut, Prabowo tampak ragu dalam memberikan jawaban.


Prabowo lantas balik menegaskan maksud Jokowi. "Unicorn itu apa? Maksud Bapak yang online-online itu?" ujar Prabowo.

Tak disangka istilah "unicorn" ini lantas menjadi bahasan hangat di kalangan masyarakat hingga di media sosial. Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani tak ketinggalan mendapatkan imbasnya.

Pada saat menyampaikan pidato di depan para pelaku usaha di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) pada Selasa (19/2) kemarin, Sri Mulyani mendapatkan sambutan tak biasa. Para pelaku usaha tersebut justru tertawa mendengar pidatonya yang menyebutkan istilah "unicorn".

Sri Mulyani lantas curiga jika para pelaku usaha ini baru saja menonton sesuatu. Diketahui mantan direktur pelaksana bank dunia ini memang tidak menyebutkan momen debat capres sebagai latar belakang pidatonya.

"Indonesia tergantung Anda semua. Yang create job itu Anda, ide usaha baru, unicorn, non-unicorn, digital," ujar Sri Mulyani di Aula Cakti Buddhi Bhakti, pada Selasa (19/2) kemarin. "Lho kok ketawa? Kayaknya baru nonton sesuatu ini."

Setelah mendengar sorakan penonton, Sri Mulyani lantas melanjutkan pidatonya. Ia menerangkan jika saat ini pemerintah tengah menyusun berbagai insentif perpajakan. Namun, ia masih akan terus membuka diskusi dan menerima masukan-masukan dari para pelaku usaha.

"Ekonomi Indonesia tergantung pada Anda semua yang create job. Ide usaha baru itu ada di tangan Anda," jelas Sri Mulyani. "Bisnis saya, mengelola keuangan negara dan membuat APBN sehat."

Untuk diketahui, istilah "unicorn" ini merupakan istilah yang digunakan untuk perusahaan start up atau rintisan yang bernilai lebih dari USD 1 Miliar. Istilah ini diciptakan pada tahun 2013 oleh kapitalis ventura Aileen Lee. Pemilihan istilah tersebut mengacu pada hewan mitor "unicorn" untuk mewakili kelangkaan statistik dari usaha yang sukses tersebut.

You can share this post!

Related Posts