Amber Heard Sebut Johnny Depp Pernah Hampir Membunuhnya Saat Mabuk
Getty Images
Selebriti

Aktris 'Aquaman' ini menceritakan detail penganiayaan yang dialaminya dalam sebuah dokumen pengadilan terbaru, yang diajukan sebagai tanggapan atas gugatan Johnny sebelumnya.

WowKeren - Kasus perceraian Johnny Depp dan Amber Heard pada tahun 2017 lalu rupanya masih berbuntut panjang. Diketahui, sebelumnya pasangan selebriti ini bercerai lantaran kasus KDRT yang dilakukan Johnny terhadap Amber.

Awalnya Johnny digugat cerai oleh Amber atas bukti kekerasan fisik. Aktris "Aquaman" itu mengaku bahwa ia kerap mendapatkan kekerasan dari mantan suaminya selama dua tahun menikah. Namun pada bulan Maret lalu, giliran Johnny yang menuding bahwa Amber adalah pelaku kekerasan sebenarnya. Bahkan aktor "Alice in Wonderland" itu menyertakan sejumlah foto dan video sebagai bukti.


Kini, Amber rupanya kembali memberikan "serangan". Dilansir Variety pada Jumat (12/4), Amber menceritakan dengan detail penganiayaan yang dialaminya dalam sebuah dokumen pengadilan terbaru. Dokumen tersebut diajukan sebagai tanggapan atas gugatan Johnny sebelumnya.

Dalam dokumen ini, aktris cantik itu menyebut jika Johnny tidak akan mengingat insiden penganiayaan tersebut lantaran berada dalam pengaruh narkoba dan alkohol. Amber mengklaim bahwa pada Desember 2015, Johnny pernah menjambak rambutnya, menampar wajahnya, serta mengancam akan membunuhnya.

Lebih lanjut, dokumen itu juga menyatakan bahwa Johnny menyeret Amber dan meninju kepalanya. "Untuk sesaat, aku tidak bisa berteriak atau bernapas. Aku khawatir Johnny dalam keadaan tak sadar dan tidak menyadari apa yang dia lakukan dan benar-benar bisa membunuhku," ungkap Amber.

Johnny dan Amber diketahui mulai berkencan pada 2012 silam. Sang aktris mengaku jika dirinya mengatahui kebiasaan buruk Johnny yang mengonsumsi narkoba serta alkohol. Aktris berusia 32 tahun ini juga mengklaim bahwa mantan suaminya itu tidak akan mengingat apapun saat sedang mabuk.

"Johnny sering tidak akan mengingat perilakunya yang delusional dan kejam setelah ia sadar dari mabuknya atau pengaruh obat-obatan. Karena aku mencintai Johnny, aku percaya banyak janjinya bahwa ia bisa dan akan menjadi lebih baik. Aku salah," lanjut sang aktris.

You can share this post!

Related Posts