Survei SMRC Sebut Era Pemerintahan Jokowi Dinilai Lebih Demokratis dari SBY
Nasional

Survei menunjukkan, era pemerintahan Jokowi memperoleh skor 7,37. Sementara SBY mendapatkan skor 7,15. Era pemerintahan Soeharto mendapatkan skor 4,79, jauh di bawah Jokowi dan SBY.

WowKeren - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mengatakan bahwa era pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla lebih demokratis di mata masyarakat jika dibandingkan dengan era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pernyataan tersebut berdasarkan hasil survei yang melibatkan ribuan responden dari seluruh wilayah Indonesia secara acak.

"Dari tiga rezim, mayoritas publik menilai rezim SBY dan Jokowi adalah rezim demokratis," ujar Direktur SMRC Sirojuddin Abbas, seperti dikutip dari CNN Indonesia. "Sementara rezim Soeharto adalah rezim diktator."


Dalam survei yang dijalankan, responden diminta memberikan skor 1-10. Sirojuddin mengatakan skor 1 berarti AA harapan diktator. Sementara skor 10 berarti sangat demokratis.

Survei menunjukkan, era pemerintahan Jokowi memperoleh skor 7,37. Sementara SBY mendapatkan skor 7,15. Era pemerintahan Soeharto mendapatkan skor 4,79, jauh di bawah Jokowi dan SBY.

Sementara itu, SMRC menyatakan bahwa kualitas demokrasi di Indonesia sempat menurun setelah terjadi kerusuhan pada 21-22 Mei lalu. Hal tersebut berdasarkan dengan survei yang sama.

Berdasarkan hasil survei, 17 persen masyarakat takut bicara politik. Namun, kini sebanyak 43 persen masyarakat yang menjadi takut bicara politik. Kenaikan tajam itu terjadi usai kerusuhan 21-22 Mei terjadi.

Selain itu, setelah kejadian tersebut, responden yang mengaku takut ditangkap secara semena-mena oleh aparat sebesar 38 persen. Jumlah tersebut terhitung besar meski mereka yang tidak memiliki ketakutan serupa lebih mendominasi, yakni 53 persen.

You can share this post!

Related Posts
Loading...