Editor Tabloid Ini Sebut Meghan Markle Bohong dan Sok Polos: Dia Memohon untuk Diberitakan
Getty Images/WPA Pool
Selebriti

Editor bernama Katie Hind ini mengklaim bahwa Meghan hanya bersikap sok polos, bahkan ia membeberkan fakta kalau sang Duchess sendiri lah yang minta diberitakan.

WowKeren - Topik soal pengakuan pasangan Duke dan Duchess of Sussex, Pangeran Harry dan Meghan Markle dalam video dokumenter "Harry and Meghan: An African Journey" tampaknya memang masih menjadi bahasan hangat hingga kini.

Dalam dokumenter tersebut keduanya tak segan mengungkapkan tekanan yang mereka alami akibat sorotan media. Meghan Markle bahkan terang-terangan mengaku tertekan dengan kehidupan keluarga Kerajaan Inggris yang membuatnya tak pernah luput dari sorotan.


Pengakuan Meghan ini tentunya membuat banyak orang merasa simpati. Sebagian besar mengaku mengerti bagaimana sulitnya hidup dalam sorotan media sepanjang hari, terlebih dengan status sebagai anggota Kerajaan yang sebisa mungkin harus menjaga sikap di depan publik.

Namun belum lama ini, seorang editor salah satu tabloid justru terang-terangan menuding sang Duchess telah berbohong dalam dokumenter tersebut. Editor bernama Katie Hind itu juga mengklaim bahwa selama ini Meghan hanya bersikap sok polos, bahkan ia membeberkan fakta kalau sang Duchess sendiri lah yang minta diberitakan.

Kejadian ini terjadi pada 2013 lalu, ketika Meghan bertemu dengan Katie yang menjadi editor di Sunday People. "Agar namanya (Meghan Markle) terkenal di Inggris, publisisnya memohon kepadaku untuk bertemu dengan aktris itu untuk minum-minum," tutur Katie dilansir Fox News pada Selasa (29/10).

"Lalu semua itu menjadi jelas bahwa Meghan memang ingin meningkatkan popularitasnya, meskipun hanya menambahkan 80 kata yang dimasukkan dalam akhir kolom mingguanku," lanjutnya.

Katie lantas mengatakan bahwa Meghan sangat suka diberitakan. Oleh karena itu, Katie mengaku terkejut saat melihat dokumenter "Harry and Meghan: An African Journey", di mana Meghan justru mengaku tak nyaman dengan banyaknya media yang memberitakan dirinya.

Di sisi lain, dalam dokumenter tersebut, Tom Bradby selaku salah satu reporter ITV News bertanya pada sang Duchess perihal dampak dari tekanan yang ia alami terhadap kesehatan fisik dan mentalnya. Dalam keterangannya, Meghan mengaku bahwa ia merasa cukup kesulitan dan tertekan menjalani perannya sebagai bagian dari anggota keluarga Kerajaan yang selalu disorot media, sekaligus menjadi seorang ibu dan istri untuk anak beserta suaminya.

"Lihatlah wanita manapun, terutama ketika mereka hamil, kau akan menjadi sangat rentan. Dan itu merupakan tantangan tersendiri saat kau memiliki bayi yang baru lahir," tutur Meghan. "Terima kasih sudah bertanya karena tak banyak orang yang bertanya apakah aku baik-baik saja."

You can share this post!

Related Posts
Loading...