Jangan Sampai Kalap, 7 Tips Ini Bantu Kalian Jaga Kadar Kolestrol Ketikan Nikmati Hidangan Lebaran
Health
Idul Fitri 2020

Meski sangat menggoda untuk dikonsumsi saat hari kemenangan, kalian sebaiknya berhati-hati dan tidak lapar mata. Makanan di hari Lebaran ini kebanyakan mengandung minyak dan santan yang bisa bikin kadar kolesterol dalam darah melonjak.

WowKeren - Usai menjalani ibadah puasa sebulan penuh, umat muslim di dunia akan menyambut Idul Fitri atau lebaran. Hari Raya Idul Fitri alias lebaran sendiri identik dengan sajian beragam makanan, mulai dari opor ayam hingga rendang. Namun meski sangat menggoda untuk dikonsumsi saat hari kemenangan, kalian sebaiknya berhati-hati dan tidak lapar mata.

Opor, rendang, dan sebagian besar sajian Idul Fitri lainnya dapat meningkatkan kadar kolesterol di dalam tubuh. Makanan di hari Lebaran ini kebanyakan mengandung minyak dan santan yang bisa bikin kadar kolesterol dalam darah melonjak.


Untuk itu, kalian wajib menjaga nafsu makan agar tak kalap dan kolestrol tak melonjak. Namun, kalian enggak perlu khawatir akan hal ini. Berikut tim WowKeren rangkum beberapa tips yang bisa dilakukan agar sajian Lebaran tak menyebabkan lonjakan kadar kolesterol. Penasaran? Yuk disimak!

(wk/putr)

1. Pilih Satu Jenis Makanan Dengan Kolestrol Tinggi


Pilih Satu Jenis Makanan Dengan Kolestrol Tinggi

Untuk mencegah kadar kolestrol meningkat cepat, tips pertama adalah cukup dengan memilih salah satu menu hidangan saat Lebaran. Contoh, di Lebaran pertama kalian bisa memilih hanya makan opor ayam saja. Namun kalian tidak disarankan makan opor ayam, semur daging, dan rendang di satu hari bersamaan.

Ini karena ketiganya mengandung banyak lemak yang akan memengaruhi naiknya kadar kolesterol dalam darah kalian. Lalu di hari raya kedua, baru kalian boleh mencoba jenis makanan Lebaran lain, misalnya rendang daging. Tetap hanya salah satu menu makanan saja dalam sehari, tidak semua dicicipi.

2. Ganjal Dengan Minuman Mengandung Susu


Ganjal Dengan Minuman Mengandung Susu
iStock

Kalian juga bisa menyiasati naiknya kolesterol saat Lebaran dengan minuman mengandung susu sebelum makan besar. Sebuah penelitian yang dimuat dalam Nutrition Journal tahun 2011 menunjukkan bahwa konsumsi 20 gram protein kasein yang terdapat pada susu dapat membuat kalian kenyang lebih lama ketika diminum 30 menit sebelum makan besar.

Yang tak kalah penting, pilih minuman mengandung susu yang diperkaya serat beta-glucan dan inulin. Penelitian dalam International Journal of Molecular Medicine tahun 2018 menguak bahwa serat beta-glucan dapat berinteraksi dengan lipid (lemak) sehingga reaksinya bisa menurunkan kadar kolesterol dalam darah loh.

3. Makan Dengan Piring Kecil


Makan Dengan Piring Kecil

Makan di piring kecil membuat kalian mau tak mau makan dengan porsi yang lebih sedikit. Hal ini juga bisa mencegah kolesterol Anda naik. Aturan makan saat Lebaran ini bisa dilakukan untuk mencegah kekenyangan karena makanan menumpuk berlebihan di satu piring besar.

Menggunakan piring kecil akan menciptakan suatu ilusi seolah piring kalian penuh dan sudah makan banyak. Kalian pun terdorong untuk berhenti makan ketika piring sudah kosong karena pikiran bawah sadar kalian mengganggap sudah menghabiskan seporsi makanan.

4. Konsumsi Buah Dan Sayur


Konsumsi Buah Dan Sayur

Dilansir dari health.harvard.edu, buah-buahan seperti apel, anggur, stroberi, dan jeruk baik dikonsumsi untuk menurunkan koleterol. Sebab buah-buahan tersebut kaya akan pektin. Pektin sendiri dapat mengikat kolesterol dan mengangkutnya keluar dari tubuh sehingga kadar kolesterol jahat LDL dalam tubuh kita bisa menurun.

Selain itu, berbagai sayur juga mampu menurunkan kadar kolestrol. Bayam bisa menjadi pilihan sayuran yang membantu mengatasi masalah kolesterol tinggi. Bayam mengandung 13 komposisi flavonoid yang menjauhkan tubuh dari kanker, penyakit jantung, dan osteoporosis.

5. Makanan Hidangan Lebaran Berbahan Ikan


Makanan Hidangan Lebaran Berbahan Ikan

Jika kalian ingin tetap menikmati hidangan lebaran yang nikmat, cobalah pilih makanan yang berbahan dasar ikan. Hal ini karena ikan memiliki kandungan kolestrol yang lebih sedikit ketimbang daging sapi, ayam atau telur.

Ikan dengan asam lemak omega-3 juga disarankan untuk dikonsumsi agar kolesterol lebih terkendali. Jadi, jangan malas makan ikan setidaknya dua kali seminggu agar terhindar dari kolesterol tinggi.

6. Perhatikan Cara Memasak Hidangan Tersebut


Perhatikan Cara Memasak Hidangan Tersebut

Pilihan lainnya adalah memperhatikan bagaimana masakan tersebut dimasak. Memasak dengan cara kukus, rebus, dan panggang lebih baik daripada goreng. Makanan yang digoreng mengandung lemak trans yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) di dalam tubuh.

Namun, jika terpaksa harus menggoreng, gunakanlah minyak zaitun, minyak kanola, minyak almond, atau minyak kenari. Tetap ingat untuk tidak menggoreng menggunakan metode banyak minyak (deep frying). Sekadar menumis dengan minyak sehat tersebut masih tergolong aman.

7. Sempatkan Olah raga Usai Lebaran


Sempatkan Olah raga Usai Lebaran

Menghabiskan sisa libur Lebaran baiknya jangan dilakukan dengan berdiam diri atau tidur-tiduran saja di rumah. Untuk menurunkan kolesterol dan memaksimalkan hasil dari aturan makan saat Lebaran yang kalian lakukan, kalian wajib melakukan aktivitas fisik.

Tubuh yang kurang beraktivitas fisik merupakan salah satu pemicu utama penyakit jantung. Aktivitas fisik seperti olahraga bisa membakar kalori dan lemak tubuh menjadi energi, sehingga disarankan dilakukan untuk orang dengan masalah kolesterol. Tidak perlu aktivitas fisik ekstrem untuk menghilangkan lemak dan kolesterol dalam tubuh. Kalian bisa berenang, jogging, bersepeda atau berjalan-jalan santai sekitar area rumah selama 30 sampai 45 menit lamanya

Intip juga yuk beberapa tips ini agar tubuh tetap sehat dan bugar saat Lebaran dalam artikel berikut. Selain itu, kalian juga bisa menyimak artikel ini untuk mengetahui berbagai kue kering yang populer saat lebaran.

You can share this post!

Related Posts