Warga Sidoarjo Bikin 'Pagar Kejujuran', Bagikan Amplop Lebaran Tanpa Perlu Kontak Fisik
SerbaSerbi
Idul Fitri 2020

Demi menaati imbauan pemerintah untuk membatasi kontak fisik selama pandemi, seorang warga Sidoarjo membagikan sebanyak 300 amplop berisi uang pecahan baru lewat 'Pagar Kejujuran'

WowKeren - Hari Raya Idul Fitri tahun 2020 ini terasa sangat berbeda karena berada di tengah pandemi virus Corona atau COVID-19. Berbagai tradisi pun terpaksa ditiadakan. Sebut saja mudik hingga halal bihalal yang memungkinkan kontak fisik sehingga dapat menyebarluaskan virus.

Kendati begitu, masyarakat seolah tak kehilangan ide untuk tetap merayakannya dengan meriah. Seperti cara unik yang dilakukan Trisnadi, warga Desa Kureksari, Waru, Sidoarjo. Demi tetap melaksanakan anjuran physical distancing, Trisnadi menggunakan pagar rumahnya sebagai sarana bagi-bagi uang lebaran.

Yang menarik, Trisnadi menamainya "Pagar Kejujuran". Beberapa amplop berisi uang pecahan baru tampak menempel di pagar rumah Trisnadi. Dengan cara tersebut, Trisnadi tetap bisa bagi-bagi rezeki tanpa melakukan kontak fisik dengan sang penerima.

"Kalau tahun-tahun sebelumnya, amplop Lebaran dibagikan kepada kerabat dan tetangga yang datang ke rumah untuk bersilaturahmi," ujar Trisnadi dilansir dari Basra. "Sedangkan tahun ini, pada masa pandemi COVID-19 ini, amplop-amplop ini ditempelkan di pagar depan rumah."


Nama "Pagar Kejujuran" dimaksudkan agar satu orang hanya mengambil satu amplop. Dengan begitu, uang lebaran tersebut dapat terbagi rata ke setiap warga yang membutuhkan. Aksi Trisnadi tersebut berlangsung hingga Selasa (26/5) kemarin.

"Pagar kejujuran ini juga mengajarkan kepada warga sekitar untuk menghargai nilai kejujuran dan pentingnya saling berbagi di masa pandemi COVID-19 seperti saat ini," lanjut Trisnadi.

Agar pembagian uang lebaran merata, Trisnadi juga sengaja memasang amplop-amplop di "Pagar Kejujuran" pada jam tertentu. "Selama yang saya tahu orang-orang tertib mengambil 1 amplop 1 orang. Karena diam-diam anak saya juga mengawasi dari balik jendela," jelas Trisnadi.

Mantan Lurah desa Kureksari tersebut mengaku menyiapkan sebanyak 300 amplop untuk lebaran tahun ini. Akan tetapi, jumlah pasti keseluruhan uang yang dibagikan Trisnadi enggan diungkapnya. "Semoga semua anak-anak dan warga kampung ini selamat dan sehat dari serangan virus COVID-19," pungkas Trisnadi.

(wk/nere)

You can share this post!

Related Posts