IMF telah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6.1 persen sedangkan Asian Development Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi RI di kisaran 5,3 persen
- Zodiak Yanuarita
- Selasa, 01 September 2020 - 14:54 WIB
WowKeren - Kondisi perekonomian Indonesia kian terpuruk akibat pandemi COVID-19. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan jika ekonomi Indonesia bisa pulih dari pandemi pada 2021 nanti.
Hal itu disampaikan olehnya saat sidang paripurna DPR pada Selasa (1/9). Pada 2021 nanti, pemerintah bahkan memproyeksikan pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 5,5 persen.
"Pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi tahun 2021 pada tingkat yang moderat," kata Sri Mulyani. "Yaitu sekitar 4,5 persen hingga 5,5 persen."
Bahkan IMF telah memproyeksikan kondisi ekonomi Indonesia yang lebih baik lagi yakni mencapai 6.1 persen. Sementara itu, Asian Development Bank atau ADB memproyeksikan pertumbuhan ekonomi RI di kisaran 5,3 persen.
Namun, perlu diperhatikan jika pemulihan ini hanya bisa terwujud jika faktor utamanya terpenuhi. Yakni ketika pemerintah berhasil menangani pandemi COVID-19 termasuk upaya risetnya.
"Pemerintah menyadari bahwa pertumbuhan ekonomi tahun 2021 ditentukan oleh berbagai faktor utama," tutur Sri Mulyani. "Yaitu satu keberhasilan penanganan pandemi COVID-19 termasuk upaya riset aktif."
Selain faktor internal, pemulihan ekonomi Indonesia pada 2021 nanti juga dipengaruhi oleh hubungan dagang antara Amerika Serikat dengan Tiongkok. Bahkan, Pemilu AS pun bisa jadi turut memberikan dampak ke Indonesia.
"Pemerintah sepakat penanganan pandemi COVID-19 yang menyeluruh adalah kunci pemulihan ekonomi nasional," lanjut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu. "Dalam mengembalikan pertumbuhan ekonomi ke jalur alamiahnya."
Sebelumnya, Sri Mulyani juga menyebutkan jika ketersediaan vaksin akan berpengaruh pada pemulihan ekonomi Indonesia. Oleh sebab itu, ia berharap jika vaksin sudah ditemukan, maka pemerintah harus mampu menyalurkan dan mengelola penanganan penyembuhan secara cepat. Hal ini penting agar Indonesia bisa segera pulih.
"Apakah vaksin akan segera ditemukan dan bisa didistribusikan ini memiliki implikasi luar luar biasa," kata Sri di Jakarta seperti dilansir Antara, Selasa (1/9). "Terhadap kegiatan seluruh masyarakat termasuk aspek ekonomi."
"Pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mengatasi persoalan ekonomi di dalam negeri akibat pandemi. Salah satunya melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).