Trump Klaim Dirinya Lindungi Putra Mahkota Arab Saudi dalam Kasus Pembunuhan Khashoggi
Getty Images
Dunia

Selama ini Komunitas internasional menduga Putra Mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman, merupakan dalang di balik pembunuhan tragis pada Jamal Khashoggi.

WowKeren - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim bahwa dirinya telah menyelamatkan Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammad Bin Salman, dari kecaman anggota Kongres AS karena dituduh menjadi dalang atas pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Dilansir dari CNN, hal tersebut terungkap dalam buku karya reporter investigasi, Bob Woodward, yang berjudul "Rage". Buku tersebut berisi 18 wawancara dengan Trump untuk mengungkap kekeliruan di masa jabatan sang Presiden.

Dalam buku tersebut, Woodward melaporkan bahwa Trump membela Pangeran Mohammad Bin Salman agar tidak menjadi sasaran Kongres AS, menyusul pembunuhan keji yang menimpa Khashoggi di Konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober 2018 silam.

Trump berkeras bahwa ia telah menyelamatkan Pangeran Mohammad Bin Salman yang diduga kuat terlibat dalam pembunuhan tersebut. Sebagaimana diketahui, Bin Salman diduga sebagai orang yang mengarahkan tim pembunuh yang dikirim Saudi untuk menghabisi Khashoggi.


Menurut kutipan buku itu, dalam sebuah wawancara Trump mengakui bahwa Bin Salman tetap menyangkal atas tuduhan keterlibatan dalam pembunuhan itu. "Dia mengatakan itu kepada semua orang, dan terus terang saya senang dia mengatakan itu. Dia tidak pernah mengatakan bahwa dia melakukannya," ujar Trump.

"Lima tersangka itu dijatuhi hukuman 20 tahun penjara dan tiga lainnya dipenjara 7-10 tahun," ujar juru bicara jaksa publik Saudi kepada media lokal. Namun ia tak menjabarkan lebih lanjut identitas kedelapan tersangka tersebut dan hanya menyatakan bahwa keputusan ini sudah final.

Kelima tersangka tersebut sebenarnya sudah dijatuhi hukuman mati pada Desember 2019. Namun, pada Mei lalu, putra Khashoggi menyatakan bahwa keluarganya sudah "mengampuni" para tersangka. Dalam hukum Saudi, pengampunan keluarga seperti ini memungkinkan pengurangan hukuman bagi tersangka.

Namun, sejumlah ahli dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menganggap pernyataan pengampunan dari keluarga Khashoggi hanya "parodi peradilan" semata. Komunitas internasional memang menduga Putra Mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman, merupakan dalang di balik pembunuhan Khashoggi.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts