Donald Trump Diklaim Sengaja Tolak Hasil Pilpres 2020 Demi Balas Dendam, Ada Apa?
Reuters/Carlos Barria
Dunia
Pilpres AS 2020

Sumber yang dikutip media internasional CNN membeberkan alasan di balik sikap keras kepala Trump dalam menolak hasil Pilpres 2020, yakni demi membalas dendam atas kejadian 2016 silam.

WowKeren - Transisi kepemimpinan Donald Trump ke presiden terpilih Joe Biden berlangsung alot. Pasalnya hingga kini Trump diketahui masih menolak kemenangan Biden dan terus menuding ada kecurangan meski tanpa bukti yang jelas.

Namun belum lama ini terungkap bahwa Trump ternyata bukannya tidak mengakui kekalahannya, sebagaimana dilaporkan CNN. Trump rupanya sudah menerima kemenangan Biden namun mempersulit proses transisi karena tengah membalas dendam kepada Partai Demokrat atas kejadian di Pilpres 2016 silam.

Rupanya pada 2016 lalu kubu Partai Demokrat, yang dimotori mantan Calon Presiden Hillary Clinton dan mantan Presiden Barack Obama menuding kemenangan Trump adalah hasil intervensi Rusia. Tudingan itu ternyata menjadi alasan Trump enggan memudahkan proses transisi.

Tak hanya itu, Trump juga melancarkan aksi balas dendamnya ini lewat absennya di berbagai agenda nasional. Seperti Trump yang bahkan melewatkan briefing Satuan Tugas Penanganan COVID-19 di Gedung Putih, pertama kalinya sejak 6 bulan belakangan.


Padahal saat ini Trump sudah mendapatkan banyak masukan dari rekan-rekannya agar menerima kekalahannya. "Tidak, Anda salah," tegas Trump sebagai jawaban atas masukan tersebut, meski yang menyampaikannya adalah mereka yang kebanyakan bisa memahami jalan pikiran Trump.

Trump berdalih ada 70 juta orang yang sudah memilihnya dan angka itu seharusnya cukup untuk mempertahankan singgasananya di Gedung Putih. Padahal saat ini Biden sudah mengunggulinya dengan setidaknya 6 juta suara, mendapatkan 306 suara elektoral dibandingkan Trump di level 232.

Masih dikutip dari CNN, situasi di internal Gedung Putih pun kian karut-marut. Seperti penasihat senior Trump yang juga menantunya, Jared Kushner, yang memilih diam saja. Sementara putri Trump, Ivanka Trump memilih untuk menjauh dari pusaran dunia politik ini.

"Presiden tidak melihat bagaimana dampak dari semua sikap keras kepalanya ini, baik untuk negara maupun demokrasi itu sendiri," ujar sumber anonim yang dikutip dari CNN, Senin (23/11). "Seperti biasa, ia hanya peduli pada diri sendiri, bukan masalah COVID-19 maupun transisi kepemimpinan."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts