Bantu Kurangi Pemanasan Global, Yuk Lakukan 8 Hal Sederhana Ini Mulai Sekarang!
Pixabay
Lifestyle

Mungkin tanpa kamu sadari selama ini kamu melakukan hal-hal remeh yang turut berkontribusi meningkatkan suhu bumi. Mengurangi pemanasan global bisa dimulai dari hal sederhana.

WowKeren - Dampak pemanasan global atau global warming masih menjadi PR yang belum selesai bagi umat manusia. Pemanasan global disebabkan karena meningkatnya suhu di permukaan bumi, baik di laut maupun udara.

Jika kondisi ini berlangsung secara terus-menerus maka akan mendatangkan berbagai perubahan di muka bumi termasuk cuaca ekstrem, perubahan kesehatan global, hingga menurunnya kualitas pangan. Namun sayangnya, kesadaran manusia terkait lingkungan masih belum sepenuhnya merata.

Bahkan mungkin tanpa kamu sadari selama ini kamu melakukan hal-hal remeh yang turut berkontribusi meningkatkan suhu bumi. Mengurangi pemanasan global bisa dimulai dari diri sendiri dengan melakukan hal-hal yang sederhana. Seperti berikut ini contohnya.

(wk/zodi)

1. Gunakan Air Secukupnya


Gunakan Air Secukupnya
Pixabay

Seperti yang diketahui selama ini, peningkatan konsentrasi karbon turut memperburuk dampak pemanasan global. Mengurangi penggunaan air secara tidak langsung akan mengurangi polusi karbon. Hal ini disebabkan karena butuh banyak energi untuk memompa, memanaskan, dan mengolah air.

Sehingga mandilah dengan air secukupnya. Segera matikan keran air saat sedang tidak dibutuhkan. Selain itu, konsumsi air secara berlebihan juga bisa memicu krisis air bersih secara global, yang mana jumlahnya terbatas.

2. Tidak Membuang Makanan


Tidak Membuang Makanan
Pixabay

Sekitar 10 persen dari penggunaan energi di Amerika Serikat digunakan untuk menumbuhkan, memproses, mengemas, dan mengirimkan makanan. Yang mana, 40 persen di antaranya justru hanya berakhir di tempat pembuangan sampah.

Oleh sebab itu, semakin sedikit konsumsi maka akan semakin mengurangi konsumsi energi. Sehingga cara sederhana yang bisa kamu lakukan adalah dengan tidak belanja dan mengonsumsi makanan secara berlebihan. Terutama untuk produk ternak yang padat sumber daya.

3. Pakai Bola Lampu LED


Pakai Bola Lampu LED
Pixabay

Pertimbangkan untuk mulai mengganti lampu pijar konvensional dengan bola lampu LED. Bola lampu LED menggunakan energi hingga 80 persen lebih sedikit dibanding lampu pijar konvensional. Lampu LED juga relatif lebih murah untuk digunakan dalam jangka waktu lama.

Lampu LED 10 watt mampu menggantikan lampu tradisional 60 watt dengan menghasilkan penghematan yang lebih besar selama setahun. Bagi kamu yang ingin tahu jenis-jenis lampu dan karakteristiknya, bisa menyimak juga artikel ini, ya.

4. Cabut Colokan Listrik yang Tidak Perlu


Cabut Colokan Listrik yang Tidak Perlu
Piqsels

Siapa sangka kebiasaan sepele tidak mencabut colokan listrik turut menjadi penyumbang pemanasan global. Secara keseluruhan, stopkontak di rumah kemungkinan besar akan memberi daya pada sekitar 65 perangkat yang berbeda.

Beberapa perangkat seperti perangkat audio, video, penyedot debu dan perkakas listrik lainnya tetap menyedot energi listrik meskipun tidak dalam kondisi charging. Oleh sebab itu, segera cabut colokan jika perangkatmu sudah terisi daya penuh. Cabut juga perangkat yang tidak digunakan.

5. Pakai Transportasi Umum


Pakai Transportasi Umum
Piqsels

Gas emisi yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor turut berkontribusi mencemari udara. Gas buang kendaraan bermotor berupa karbon monoksida yang tak hanya berbahaya bagi kesehatan manusia, tetapi juga bisa menyebabkan efek rumah kaca.

Oleh sebab itu, semakin banyak orang menggunakan kendaraan pribadi untuk mobilitas maka akan semakin banyak polusi yang dihasilkan. Untuk menguranginya, kamu bisa mulai menggunakan transportasi umum. Atau opsi lain yang bisa kamu ambil adalah dengan menggunakan kendaraan listrik ramah lingkungan.

6. Kurangi Penggunaan AC


Kurangi Penggunaan AC
Pixabay

Pendingin ruangan, atau yang akrab disebut air conditioner seakan sudah menjadi kebutuhan sehari-hari, terutama di cuaca panas. Banyak kantor di perkotaan yang menggunakan alat ini, begitu juga rumah tangga. Penggunaan AC bisa memperburuk perubahan iklim.

Bukan tanpa alasan, unit pendingin udara menggunakan senyawa organik Hydrofluorocarbon (HFC) sebagai pendingin utamanya. Dibanding karbon dioksida, HFC merupakan gas rumah kaca yang jauh lebih kuat. Tak cukup sampai di sini, pendingin udara juga menggunakan listrik yang masih bergantung pada bahan bakar fosil.

7. Pilih Energi Terbarukan


Pilih Energi Terbarukan
Pxhere

Cara selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah dengan menggunakan energi terbarukan. Memang untuk saat ini, penggunaan energi terbarukan masih belum begitu marak jika dibandingkan dengan pemakaian energi fosil namun tidak menutup kemungkinan manusia akan "dipaksa" untuk menggunakan energi ini seiring berjalannya waktu.

Berdayakan energi terbarukan di rumah mulai sekarang. Caranya, dengan memilih perusahaan utilitas yang menghasilkan setidaknya setengah daya dari angin atau matahari. Jika menurutmu ini sulit, coba cari tahu perusahaan utilitas yang menawarkan penggunaan energi terbarukan.

8. Matikan Lampu Saat Tidak Diperlukan


Matikan Lampu Saat Tidak Diperlukan
Pxhere

Mungkin ini terdengar sepele, namun lampu yang menyala turut berkontribusi meningkatkan suhu bumi. Oleh sebab itu sebaiknya kamu memastikan lampu ruangan telah mati sebelum ditinggalkan. Saat siang, matikan lampu jika kamu tidak benar-benar membutuhkan pencahayaan di tempat yang gelap.

Pemanasan global juga bisa disebabkan karena kebakaran hutan dan lahan yang akhir-akhir ini marak terjadi. Padahal, hutan harus dilestarikan karena memainkan peranan yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem maupun iklim. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa menyimaknya di artikel ini.

You can share this post!

Related Posts