Sri Mulyani Kenalkan 'Orang Terkaya RI' yang Baru Versi Dirinya
kemenkeu.go.id
Nasional

Sebagai informasi, Menteri Keuangan Sri Mulyani telah merombak jajaran pejabat eselon I Kemenkeu. Setidaknya ada enam nama pejabat eselon I yang dirotasi jabatannya.

WowKeren - Menteri Keuangan Sri Mulyani memperkenalkan "orang terkaya" di Indonesia versinya. Bukan Rudi dan Michael Hartono yang merupakan pemilik Grup Djarum, orang terkaya di Indonesia versi Sri Mulyani kini adalah Direktur Jenderal Kekayaan Negara yang baru, Rionald Silaban.

Rionald ditunjuk menjadi Direktur Jenderal Kekayaan Negara menggantikan Isa Rachmatarwata. Sebelumnya, Rionald menjabat sebagai Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) Kementerian Keuangan. Sedangkan Isa Rachmatarwata kini menduduki jabatan Direktur Jenderal Anggaran.

"Untuk Dirjen Kekayaan Negara, saya berterimakasih kepada Pak Isa dan sudah terlanjur terkenal sebagai orang terkaya di Indonesia," tutur Sri Mulyani dalam siaran di kanal YouTube Kementerian Keuangan, Jumat (12/3). "Hari ini terpaksa diganti statusnya oleh pak Rio sebagai orang terkaya di Indonesia."

Adapun Dirjen Kekayaan Negara sendiri mengelola aset pemerintah pusat senilai sekitar Rp 10.467,53 triliun. Aset ini terdiri dari aset lancar Rp 491,86 triliun, investasi jangka panjang Rp 3.001,2 triliun, aset tetap Rp 5.949,59 triliun, piutang jangka panjang (netto) Rp 56,88 triliun, dan aset lainnya Rp 967,98 triliun. Hal ini tercatat dalam Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2019.

Oleh sebab itu, Rionald menjadi "orang terkaya" di Indonesia menurut Sri Mulyani. Selain itu, Sri Mulyani juga langsung memerintahkan Rionald untuk bekerja keras dengan jabatan barunya, salah satunya dengan meningkatkan kemampuan dalam menyelesaikan dan mengelola piutang negara.


Sebagai informasi, Sri Mulyani memang merombak jajaran pejabat eselon I Kemenkeu. Setidaknya ada enam nama pejabat eselon I yang dirotasi jabatannya.

Posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkeu kini dipegang oleh Heru Pambudi menggantikan Hadiyanto. Sedangkan posisi Direktur Jenderal Bea dan Cukai kini ditempati Askolani menggantikan Heru Pambudi.

Kemudian jabatan Direktur Jenderal Anggaran kini diisi oleh Isa Rachmatarwata menggantikan Askolani. Dan posisi Direktur Jenderal Kekayaan Negara kini diduduki oleh Rionald Silaban, menggantikan Isa Rachmatarwata.

Adapun Direktur Jenderal Perbendaharaan kini diisi oleh Hadiyanto menggantikan Andin Hadiyanto. Sedangkan Kepala BPPK dipegang oleh Andin Hadiyanto mengganti Rionald Silaban.

"Pejabat-pejabat ini adalah pejabat-pejabat yang lama di lingkungan jabatan yang lama," pungkas Sri Mulyani. "Dan sekarang ditugasi untuk mengisi dan mengemban tanggung jawab di dalam jabatan yang baru."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait