Donald Trump Akhirnya Rilis Medsos Pribadi, Ternyata Cuma Blog Biasa?
AP Photo
Dunia

Donald Trump sudah menggembar-gemborkan peluncuran media sosial pribadinya usai diblokir di berbagai platform seperti Twitter dan Facebook, yang akhirnya kini telah dirilis.

WowKeren - Presiden Amerika Serikat ke-45 Donald Trump bertekad meluncurkan media sosial baru usai Facebook hingga Twitter bahkan memblokir akunnya. Dan setelah sekian lama penantian, sosial media yang digembar-gemborkan Trump itu akhirnya menjadi kenyataan.

Namun peluncuran situs www.donaldjtrump.com tampaknya tak disambut terlalu meriah oleh masyarakat. Sebab alih-alih media sosial, situs tersebut malah selayaknya blog biasa.

Media The Verge mendeskripsikan situs tersebut selayaknya blog berkala biasa yang didesain seperti Twitter. Pengunjung situs bisa mendaftar agar mendapatkan notifikasi setiap kali ada postingan baru yang diunggah, serta bisa meninggalkan "jejak" menyukai unggahan.

Pengunjung situs juga bisa membagikan postingan Trump di Facebook dan Twitter. Meskipun tampaknya fitur sinkronisasi dengan Twitter masih belum berfungsi mengingat sang Mantan Presiden AS sudah pernah "disemprit" Twitter.

Donald Trump Akhirnya Rilis Medsos Pribadi, Ternyata Cuma Blog Biasa?

donaldjtrump.com


Ketika dibuka di situsnya langsung, postingan pertama tampak diunggah pada 24 Maret 2021 kemarin. Trump membagikan pujiannya untuk rekan Partai Republik-nya, David Shafer, yang dianggapnya telah bekerja ekstra keras sebagai pendukungnya.

Situs juga dilengkapi sejumlah menu yang menjelaskan fungsi-fungsi umum seperti profil dan kontak Trump. Pengunjung juga bisa mengakses pernyataan resmi sang mantan presiden yang dikompilasikan di fitur "News".

Yang cukup menyita perhatian, terdapat menu "Shop" dan "Contribute" yang diduga terkait dengan upaya penggalangan dana. Untuk "Shop" jelas merupakan akses pembelian barang-barang terkait Trump, sementara "Contribute" belum bisa dipastikan apa fungsinya. Kedua menu ini pun belum bisa diakses.

Hingga kini belum diketahui kapan situs media sosial itu bisa beroperasi sepenuhnya. Sedangkan Trump sendiri sudah mulai mempromosikan situsnya, termasuk lewat unggahan video yang disematkan di bagian teratas situsnya.

"(Situs ini) adalah tempat untuk bisa berbicara dengan bebas dan aman, langsung dari meja kerja Donald J. Trump," demikian kutipan pernyataannya. Sedangkan sampai saat ini pula, Trump masih ditolak di berbagai media sosial seperti Facebook dan Twitter.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts