Ratu Rizky Nabila membeberkan semua tindak kekerasan yang dilakukan mantan suaminya, Alfath Fathier. Tak asal menuduh, Ratu bahkan memiliki bukti visum bahwa dirinya benar mengalami penganiayaan.
- Marina Larasati
- Kamis, 27 Mei 2021 - 13:40 WIB
WowKeren - Ratu Rizky Nabila tak kuasa menahan tangisnya saat menceritakan perlakuan buruk mantan suaminya, Alfath Fathier yang suka main tangan. Ratu membeberkan penganiayaan yang dialaminya kepada Nikita Mirzani.
Mirisnya, Ratu mengalami KDRT ini saat kondisinya sedang mengandung anak pertama mereka. Alfath dengan teganya mencekik sampai mendorong Ratu yang kala itu tengah mengandung. "30 Desember 2020, itu paling ringan. Aku dicekik, didorong, dijambak pada saat aku lagi hamil," ungkap Ratu di kanal YouTube Langit Entertainment, Rabu (26/5).
"Aku juga pernah di Bali, di salah satu villa, itu aku dilempari makeup, kamera Canon N50, pas posisi aku lagi gini tiduran, dilempari sama dia," imbuhnya.
Pada saat itu, Ratu mengaku hanya bisa pasrah dan tak bisa melawan. Saking seringnya mendapat penyiksaan seperti itu, Ratu sampai tak bisa lagi mengeluarkan air mata. Namun dalam tangisan yang terpendam itu, Ratu curhat pilu kepada kedua orangtuanya yang sudah meninggal.
"Saking sudah terbiasanya, air mata aku sampai nggak bisa netes. Dalam hati aku 'ma, kok kayak gini ya nikah. Kalau ada papa mungkin nggak gini kali ya'," kata Ratu kemudian menangis sesenggukan.
Perbuatan penganiayaan Alfath Fathier itu pun sempat diungkapkan Ratu Rizky Nabila kepada beberapa orang, namun tak ada yang mempercayainya. "Kayak nggak ada yang bela, aku ngadu nggak ada yang percaya," ujar Ratu makin menjerit histeris.
Setelah mengalami kekerasan itu, Ratu sempat melaporkan Alfath ke kantor polisi. Namun saat tiba di kantor polisi, Ratu mengurungkan niat untuk memenjarakan Alfath. Hal itu dilakukannya karena semata-mata memikirkan anak yang sedang dikandungnya.
"Aku masih mikir gini, aku lagi hamil. Ini ayahnya anakku. Kalau aku penjarain dia, nanti gimana kalau anakku nanya 'ma, kenapa penjarain papa'," papar Ratu masih terisak. "Ini kan masalah aku sama dia, bukan anak."
Tak ingin asal menuduh, Ratu pun membeberkan bukti hasil visum yang dilakukannya pada tanggal 30 Desember 2020. Dalam keterangan hasil visum, terbukti Ratu telah mengalami penganiyaan, dicekik pada bagian leher dan didorong hingga jatuh. Di beberapa anggota tubuh Ratu juga ditemukan luka memar akibat penganiayaan.
(wk/lara)